KALTIMPOST.ID, SENDAWAR - Pemkab Kutai Barat (Kubar) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) berencana membangun jembatan timbang. Rencana tersebut sebagai upaya mengawasi muatan kendaraan angkutan barang agar tidak melebihi kapasitas dan target Zero Over Dimension Over Load (ODOL).
Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Dinas Perhubungan Kubar, Rita Nursandy. Ia menjelaskan, rencana pembangunan jembatan timbang ini sudah disampaikan ke Kementerian Perhubungan.
Pembangunan jembatan timbang bertujuan untuk mencegah kerusakan dini pada infrastruktur jalan, meningkatkan keselamatan lalu lintas, dan memastikan efisiensi distribusi logistik serta kepatuhan hukum.
"Di lapangan kami sudah melakukan peninjauan langsung ke empat lokasi yang rencananya dibangun jembatan timbang," ujarnya, Rabu (4/3/2026).
Adapun empat lokasi yang rencananya dibangun jembatan timbang, adalah lahan yang merupakan aset Pemkab Kubar di Bongan, Pusung, Pegalaq, dan Mencimai. "Minggu depan dijadwalkan Balai Pengelola Transportasi Darat akan turun ke lapangan," katanya.
Sebelum jembatan timbang dibangun terlebih dahulu dilakukan studi kelayakan. Untuk diketahui dalam membangun jembatan timbang memerlukan pemenuhan syarat teknis dan administratif yang ketat untuk memastikan akurasi data, keamanan operasional, dan kepatuhan hukum.
Kabupaten atau kota boleh mengusulkan pembangunan jembatan timbang, namun secara kewenangan pengelolaan sejak tahun 2017, operasional jembatan timbang pada jalur utama/nasional telah beralih ke pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan. (*)
Editor : Sukri Sikki