Kapolsek Jempang Iptu Andi Ahmad Salman mengatakan, peristiwa tersebut sempat menjadi perhatian masyarakat setelah beredar informasi adanya dugaan pengeroyokan terhadap seorang pelajar SMP asal Muara Nayan.
"Namun setelah dilakukan penanganan oleh pihak kepolisian, kejadian tersebut bukan pengeroyokan, melainkan perkelahian yang dipicu oleh kesalahpahaman antara para pihak yang terlibat, " tegasnya, Rabu (11/3/2026).
Lanjutnya dalam penanganan awal, aparat Polsek Jempang sempat mengamankan dua orang yang terlibat untuk dimintai keterangan guna memastikan kronologi kejadian. Dari hasil mediasi kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.
Pada kesempatan ini, Kapolsek Jempang mengimbau masyarakat, khususnya para pelajar dan pemuda agar tidak mudah terpancing emosi serta menghindari tindakan kekerasan dalam menyelesaikan permasalahan.
"Harapannya masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial dan tidak langsung menyimpulkan sebelum ada klarifikasi dari pihak berwenang, " tandasnya.
Kapolsek Jempang berharap-kejadian serupa tidak kembali terjadi. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Jempang agar tetap kondusif. (*)
Editor : Ismet Rifani