Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lahan Gambut di Seputar Tol Samarinda-Balikpapan Terbakar Sabtu Malam

M
KARHUTLA: Pemadaman kebakaran lahan di Tol Samarinda-Balikpapan berlangsung sekitar dua jam. (IST) 
KARHUTLA: Pemadaman kebakaran lahan di Tol Samarinda-Balikpapan berlangsung sekitar dua jam. (IST)  

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID, TENGGARONG – Lahan gambut di kawasan Jalan Tol Samarinda-Balikpapan KM 31/400 terbakar pada Sabtu (22/8/2026) malam. Petugas pemadam membutuhkan waktu hampir dua jam untuk memastikan api benar-benar padam.

Advertisement

Kebakaran dilaporkan ke Pos Sektor Samboja pada pukul 22.05 Wita setelah informasi diterima dari Lurah Sungai Merdeka. Lima belas menit kemudian, petugas tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.

Komandan Damkarmatan Pos Sektor Samboja, Saharuddin mengatakan, petugas menggunakan metode penyemprotan langsung sekaligus membasahi area sekitar titik api untuk mencegah kobaran meluas.

“Setelah menerima laporan, personel segera menuju lokasi menggunakan unit pemadam kebakaran. Sesampainya di lokasi, personel segera melakukan pemadaman menggunakan metode penyemprotan langsung serta pembasahan di sekitar titik api untuk mencegah penyebaran kebakaran,” kata Saharuddin.

Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.50 Wita. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan dan pemantauan hingga pukul 23.54 Wita untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali menyala.

“Api berhasil dipadamkan sepenuhnya dan dipastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi menyala kembali,” ujarnya.

Lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 3 hektare. Objek yang terbakar merupakan lahan gambut, sementara tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Saharuddin menyebut kondisi cuaca panas diduga menjadi salah satu faktor yang memicu kebakaran lahan. Namun, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui.

Proses pemadaman melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Polsek Samboja, Koramil Samboja, Kikav 23, Lurah Sungai Merdeka, Manggala Agni, PMI Samboja, Kontras, Masyarakat Peduli Api (MPA) Sungai Merdeka, serta Jasa Marga.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dishub Balikpapan Tawarkan Proyek Depo Kontainer sebagai Peluang Investasi Strategis di MIF 2026   

Dishub Balikpapan Tawarkan Proyek Depo Kontainer sebagai Peluang Investasi Strategis di MIF 2026  

Dinas Perhubungan menawarkan potensi pengembangan Depo Kontainer Kota Balikpapan sebagai salah satu proyek strategis di sektor transportasi.

Hary Tanoe Laporkan Jusuf Hamka ke Polisi, Polemik MNC Group Masuk Ranah Hukum

Hary Tanoe Laporkan Jusuf Hamka ke Polisi, Polemik MNC Group Masuk Ranah Hukum

Hary Tanoesoedibjo resmi melaporkan Jusuf Hamka ke polisi terkait sejumlah pernyataan di ruang publik dan media sosial.

​Kementerian PU Siapkan Sejumlah Ruas Jalan Tol Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur

​Kementerian PU Siapkan Sejumlah Ruas Jalan Tol Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur

Kementerian PU siapkan beberapa ruas jalan tol sebagai landasan darurat jet tempur, mulai dari Lampung hingga Aceh!

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer