Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wabup Kutim Tegur TAPD, Lambatnya Pergeseran APBD Pengaruhi Program Daerah

Jufriadi
Penulis: Jufriadi❯
Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi. (Jufriadi/KP) 
Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi. (Jufriadi/KP)  

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID, SANGATTA - Kinerja Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kutai Timur (Kutim) mendapat sorotan dari Wakil Bupati Mahyunadi. Ia menilai lambannya penyelesaian pergeseran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) hingga memasuki pertengahan Juli telah menghambat pelaksanaan berbagai program pembangunan.

Advertisement

Menurut Mahyunadi, proses pergeseran anggaran seharusnya sudah dituntaskan lebih awal agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat segera menjalankan kegiatan yang telah dianggarkan. Namun, hingga kini sejumlah program belum dapat bergerak karena proses administrasi belum selesai.

“Jangan sampai sekarang bulan Juli, pergeseran anggaran belum selesai sehingga pembangunan di masyarakat terhambat,” tegas Mahyunadi.

Advertisement

Ia menilai keterlambatan tersebut tidak hanya berdampak pada pelaksanaan pembangunan, tetapi juga memperlambat perputaran ekonomi di daerah. Sebab, belanja pemerintah merupakan salah satu penggerak aktivitas ekonomi masyarakat.

“Masyarakat menunggu adanya pembangunan, dan roda perekonomian juga bergantung pada pembangunan yang berjalan,” ujarnya.

Mahyunadi menyebut lambatnya realisasi belanja daerah menjadi salah satu penyebab pertumbuhan ekonomi tidak bergerak optimal. Karena itu, ia meminta TAPD segera menyelesaikan seluruh proses pergeseran anggaran agar pelaksanaan program tidak terus tertunda.

“Lambatnya pertumbuhan ekonomi kita salah satu penyebabnya karena lambatnya perputaran keuangan dan keterlambatan belanja pemerintah,” katanya.

Ia juga meminta agar kondisi serupa tidak kembali terulang pada penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027. Menurutnya, perencanaan harus disusun lebih matang sehingga setelah APBD disahkan DPRD tidak lagi diikuti pergeseran anggaran dalam skala besar.

“Saya sudah katakan kepada Tim TAPD, tahun depan saya tidak ingin lagi ada pergeseran anggaran. Yang sudah disahkan DPRD Kutai Timur harus segera dilaksanakan,” ungkapnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Didesak Mahasiswa Copot Ketua TAPD Kutim, Bupati Ardiansyah Angkat Bicara

Didesak Mahasiswa Copot Ketua TAPD Kutim, Bupati Ardiansyah Angkat Bicara

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman angkat bicara setelah didesak mencopot ketua TAPD.

DPRD Kutim Meradang, TAPD Belum Juga Beri Kepastian APBD 2026 Meski Tiga Kali Diundang

DPRD Kutim Meradang, TAPD Belum Juga Beri Kepastian APBD 2026 Meski Tiga Kali Diundang

Kesabaran DPRD Kutai Timur (Kutim) terhadap Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) akhirnya habis.

Refleksi HUT ke-27 Kutim, Pemkab Genjot Mantap Jalan, Air Bersih, dan Pelabuhan Kenyamukan

Refleksi HUT ke-27 Kutim, Pemkab Genjot Mantap Jalan, Air Bersih, dan Pelabuhan Kenyamukan

Paripurna HUT ke-27 Kutim: Bupati Ardiansyah beberkan strategi atasi tantangan jalan, air bersih & Pelabuhan Kenyamukan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer