Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anggaran Pendidikan Kutim Menyusut, Disdikbud Kurangi Cakupan Sejumlah Program

Jufriadi
Penulis: Jufriadi❯
Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono. (Jufriadi/KP)
Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono. (Jufriadi/KP)  

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID, SANGATTA – Penyusutan anggaran membuat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur (Kutim) harus menyesuaikan sejumlah program pada 2026. Salah satu yang terdampak ialah cakupan pengadaan seragam bagi peserta didik.

Anggaran pendidikan Kutim disebut turun dari sekitar Rp3,2 triliun pada 2024 menjadi Rp1,1 triliun pada 2026. Penurunan sekitar Rp2,1 triliun tersebut membuat ruang belanja Disdikbud menjadi lebih terbatas.

Kepala Disdikbud Kutim Mulyono mengatakan, kondisi fiskal tersebut tidak membuat program pendidikan dihentikan. Penyesuaian dilakukan pada sejumlah kegiatan yang masih memungkinkan untuk dikurangi.

“Tetap jalan (program), tetapi ada beberapa yang kita kurangi saja,” ujar Mulyono.

Menurut dia, pengurangan tersebut berbeda dengan penghapusan program. Disdikbud masih menjalankan program yang telah ditetapkan, dengan menyesuaikan kemampuan anggaran yang tersedia.

Dengan ruang fiskal yang lebih sempit, Disdikbud harus menentukan program yang menjadi prioritas. Evaluasi dilakukan dengan melihat kebutuhan layanan pendidikan serta target yang harus dicapai pemerintah daerah.

Mulyono menyebut ada empat instrumen yang digunakan Disdikbud sebagai tolok ukur kinerja pendidikan. Yakni 15 Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan, Rapor Pendidikan, akreditasi satuan pendidikan, serta 50 program unggulan Bupati Kutim.

“Dinas pendidikan itu punya empat alat ukur kinerja. Pertama kita punya 15 SPM bidang pendidikan. Yang kedua kita punya yang namanya rapor pendidikan. Yang ketiga kita punya akreditasi. Yang keempat adalah 50 program unggulan Bupati,” papar Mulyono.

Keempat instrumen tersebut menjadi acuan dalam menjalankan program sekaligus melihat capaian pendidikan. Sejumlah program disebut sudah berjalan, sementara lainnya masih dalam proses dan ditargetkan memasuki tahapan lanjutan pada akhir September hingga awal Oktober.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pemkab Kutim Geber Beasiswa hingga Luar Negeri, Pelajar SD sampai Mahasiswa Kebagian   

Pemkab Kutim Geber Beasiswa hingga Luar Negeri, Pelajar SD sampai Mahasiswa Kebagian  

Pemkab Kutim memperluas jangkauan program beasiswa untuk seluruh jenjang pendidikan.

Pemkab Kutim Matangkan Pembentukan AGuMLI, Perkuat Kolaborasi Gerakan Literasi

Pemkab Kutim Matangkan Pembentukan AGuMLI, Perkuat Kolaborasi Gerakan Literasi

Pemkab Kutim matangkan pembentukan AGuMLI untuk dongkrak indeks literasi masyarakat melalui kolaborasi lintas instansi dan pendidikan.

Disdikbud Kutim Pamerkan Capaian Pendidikan di Kutim Expo 2026

Disdikbud Kutim Pamerkan Capaian Pendidikan di Kutim Expo 2026

Disdikbud Kutim pamerkan capaian pendidikan dan prestasi siswa di Kutim Expo 2026. Simak perkembangan literasi dan budaya daerah terkini.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer