DLH Kutim Perluas Program Kampung Iklim, Dusun Jadi Basis Gerakan


KALTIMPOST.ID, SANGATTA – Upaya menghadapi perubahan iklim di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) diarahkan mulai dari lingkungan masyarakat paling kecil. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutim mendorong pelaksanaan Program Kampung Iklim (ProKlim) hingga tingkat dusun agar kegiatan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim melibatkan warga secara langsung.

Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Kutim, Nurrahmi Asmalia, mengatakan dusun menjadi salah satu basis utama pelaksanaan program tersebut. Masyarakat didorong melakukan berbagai kegiatan untuk mengurangi dampak perubahan iklim sekaligus meningkatkan kemampuan beradaptasi terhadap kondisi lingkungan.
“Dalam Program Kampung Iklim, cakupan paling kecil dimulai dari tingkat dusun. Masyarakat di sana didorong untuk melakukan berbagai upaya mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim,” ujarnya.
Menurut dia, pelaksanaan ProKlim membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat. Tidak hanya perangkat dusun, tetapi juga kelompok masyarakat peduli api hingga komunitas yang menjalankan pengelolaan sampah secara mandiri.
Keterlibatan berbagai kelompok tersebut dinilai penting agar kegiatan lingkungan tidak berjalan sendiri-sendiri. Seluruh komponen masyarakat perlu mengambil peran sesuai kondisi dan potensi wilayah masing-masing.
“Karena itu, semua unsur yang ada di dusun perlu bergerak bersama. Mulai dari kelompok peduli api hingga masyarakat yang aktif mengelola sampah di lingkungannya,” jelasnya.
Baca Juga: Kaltim Terima Banpres Rp20 Miliar untuk Penanganan Karhutla, Samarinda Kebagian Peralatan
Nurrahmi menyebutkan, DLH Kutim menargetkan pelaksanaan ProKlim dapat menjangkau 130 desa. Namun, penerapannya dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan dan kapasitas masyarakat di masing-masing wilayah.
Pendekatan dari tingkat dusun diharapkan menjadi fondasi sebelum kegiatan diperluas ke wilayah desa. Dengan begitu, upaya menghadapi perubahan iklim tidak sebatas menjadi program pemerintah, tetapi juga menjadi gerakan masyarakat yang berkelanjutan. (adv)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




