Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lonjakan Pemakaian Jebol Kapasitas, Google Rem Akses AI Gratis

D
Penulis: Dwi Puspitarini❯
Gemini 3 Pro.
Gemini 3 Pro.

 


Advertisement

KALTIMPOST.ID, Google kembali membuat perubahan besar pada akses gratis layanan AI miliknya, Gemini 3 Pro dan Nano Banana Pro.

Padahal, sejak peluncuran, kedua layanan itu menjadi salah satu fitur yang paling banyak dipakai oleh pengguna non-berbayar karena menyediakan pembuatan gambar dan prompt harian secara cuma-cuma.

Namun, tingginya lonjakan pemakaian dalam beberapa pekan terakhir membuat Google mengambil langkah cepat. Aturan batas harian kini berubah drastis dan lebih tidak menentu dibanding sebelumnya.

Advertisement

Akses Gratis Kini “Basic” Saja, Angkanya Tidak Lagi Jelas

Pada awal rilis, Gemini 3 Pro menawarkan lima prompt harian—persis seperti pendahulunya, Gemini 2.5 Pro.

Sementara itu, Nano Banana Pro memfasilitasi tiga pembuatan atau penyuntingan gambar per hari. Kini batas tersebut tidak lagi berlaku.

Situs resmi Google hanya menuliskan bahwa pengguna yang tidak berlangganan AI Pro atau AI Ultra memperoleh “Basic access”, tanpa angka pasti.

Bahkan, Google menyebut limitnya bisa berubah-ubah setiap hari, terutama untuk pemrosesan Thinking di Gemini 3 Pro.

Google juga membenarkan bahwa layanan gambar kini dipersempit menjadi dua slot per hari, dan jumlah itu “masih mungkin berubah”.

Dalam pernyataannya kepada 9to5Google pada Jumat, 28 November 2025, perusahaan menegaskan, “Batasan ini masih mungkin berubah dan akan disetel ulang setiap hari.”

Fitur NotebookLM Juga Terdampak: Infographics dan Slide Decks Ditarik Sementara

Tak berhenti pada pemangkasan kuota gambar dan prompt, Google juga mengumumkan bahwa mulai 2 Desember, fitur Infographics dan Slide Decks di NotebookLM—yang digerakkan Nano Banana Pro—akan ditarik sementara untuk pengguna gratis, dan diberi batas lebih ketat bagi pelanggan Pro.

Padahal kedua fitur baru ini populer karena kemudahannya membuat ringkasan visual dan presentasi otomatis.

Menurut Google, “Karena permintaan yang sangat tinggi, kami mengalami beberapa keterbatasan kapasitas, namun kami berencana mengembalikan semuanya seperti semula secepat mungkin.”

Google menegaskan bahwa batas pemakaian tidak berubah untuk pelanggan berbayar pada paket Google AI Pro atau AI Ultra.

Mengapa Pembatasan Terjadi?

Meningkatnya permintaan global tampaknya membuat Google menghadapi beban kapasitas tak terduga, terutama pada model generasi terbaru yang semakin populer.

Meski begitu, perusahaan tetap mempertahankan sejumlah akses gratis agar pengguna bisa mencoba model AI terbarunya—alih-alih mengunci sepenuhnya di balik paywall.

Namun arah kebijakan teranyar menunjukkan bahwa Google mendorong lebih banyak pengguna untuk mulai beralih ke paket berbayar demi stabilitas dan kepastian limit. ***

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Berlangganan Strava Kini Kena Pajak 11 Persen, Simak Daftar Pengguna yang Terdampak

Berlangganan Strava Kini Kena Pajak 11 Persen, Simak Daftar Pengguna yang Terdampak

Pemerintah menetapkan Strava sebagai pemungut PPN PMSE sehingga pelanggan layanan premium dikenai PPN 11 persen.

Bayang-Bayang Spyware Asal Israel Mencuat Buntut Kasus Penyadapan Presiden Prabowo

Bayang-Bayang Spyware Asal Israel Mencuat Buntut Kasus Penyadapan Presiden Prabowo

Kasus penyadapan Presiden Prabowo oleh petinggi Polri kembali buka sorotan terhadap celah keamanan serta rantai pasok spyware asal Israel

Investasi Rp25,9 Juta untuk Desktop Bisnis, Ini Alasan ASUS ExpertCenter P700 Layak Dilirik

Investasi Rp25,9 Juta untuk Desktop Bisnis, Ini Alasan ASUS ExpertCenter P700 Layak Dilirik

ASUS ExpertCenter P700 hadir dengan RTX 5060, prosesor Intel Core Ultra, keamanan bisnis, dan performa andal. Simak keunggulannya!

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer