1. Siapkan panci ukuran sedang, baskom, dan pisau atau sendok.
2. Masukkan air ke dalam panci, kira-kira cukup untuk merendam seluruh bagian buntut sapi.
3. Ini yang harus Anda perhatikan. Panaskan air jangan sampai mendidih, hanya hingga berbuih kecil.
4. Masukkan buntut sapi ke dalam panci hingga tenggelam keseluruhan. Ini agar bagian kulit yang ditempeli bulu sapi melunak dan mudah dibersihkan.
5. Tunggu selama 30-40 detik. Atau Anda bisa perhatikan di bagian bulu, jika sudah terangkat berdiri, tandanya buntut sapi sudah bisa diangkat kembali.
6. Kerik semua bulu yang menempel di setiap bagian buntut sapi menggunakan pisau atau sendok. Lakukan sesegera mungkin karena saat termudah bulu sapi terlepas ketika kulitnya lunak. Bila terlalu lama didiamkan kulit pada buntut akan kembali mengering dan bulu susah dikerik.
7. Anda bisa memasukkan kembali buntut sapi jika masih ada bagian yang susah dibersihkan.
8. Bila seluruh bulu buntut sapi sudah dibersihkan, Anda bisa memisahkan antara bagian kulit dengan bagian daging buntut. Caranya, belah kulit buntut sapi hingga terlihat dagingnya dari ujung atas ke ujung bawah. Lalu kupas perlahan seluruh kulit buntut sampai terlepas dari dagingnya.
9. Ambil bagian daging buntut lalu potong-potong menjadi lebih kecil.
10. Untuk membersihkan kotoran dan menghilangkan bau amis pada buntut sapi, rebus air dengan daun salam, jahe, dan serai hingga mendidih. Kemudian masukkan buntut sapi yang telah dipotong-potong, tunggu 5-10 menit, angkat dan tiriskan. Buntut sapi siap diolah menjadi masakan seperti sop buntut, semur, atau dibakar.
Editor : Almasrifah