KALTIMPOST.ID - Meningkatnya gaya hidup aktif di Asia Tenggara mendorong lonjakan permintaan apparel dan sportswear kustom. Teknologi digital dye-sublimation hadir sebagai solusi produksi cepat dengan kualitas warna cerah dan detail presisi.
Sebanyak 81% penyedia layanan cetak kini melayani pasar apparel dan sportswear berbahan polyester yang ideal untuk teknologi ini. Permintaan datang dari kebutuhan event seperti maraton dan aktivitas luar ruang yang memerlukan produksi cepat dan desain variatif.
Baca Juga: Mencegah Pembungkaman Suara Sipil
Selain apparel, peluang pertumbuhan juga muncul di segmen homeware sebesar 36% dan footwear sebesar 33%. Fleksibilitas produksi skala kecil hingga satuan memungkinkan pelaku industri menjangkau pasar bernilai tinggi dengan efisiensi optimal.
Lebih dari 52% responden melaporkan peningkatan pengalaman pelanggan berkat waktu produksi lebih singkat. Keunggulan ini sulit ditandingi metode sablon tradisional yang memerlukan jumlah cetak minimum besar.
Baca Juga: Industri Printing Tekstil Beralih ke Digital, Ini Dampaknya
“Melalui kemitraan dan integrasi teknologi hemat energi, kami ingin memberdayakan industri cetak Asia Tenggara agar lebih kompetitif,” kata Lina Mariani melalui keterangan resmi, Kamis (26/02/2026). Ia menambahkan bahwa digital dye-sublimation membuka ekspansi bisnis baru sekaligus meningkatkan nilai tambah layanan.
Editor : Agus Prayitno