KALTIMPOST.ID, JAKARTA-Menjaga penampilan kulit agar tetap segar dan tidak kusam selama bulan puasa ternyata bukan hanya urusan produk perawatan luar atau skincare.
Keseimbangan asupan nutrisi saat berbuka dan sahur memegang peranan krusial dalam menentukan tingkat kelembapan kulit dari dalam.
Dosen Fakultas Kedokteran IPB University, dr. Rachmah Diana Putri, SpDVE, menegaskan bahwa hidrasi dan pola makan saat Ramadan berdampak langsung pada kondisi epidermis.
Ia menyarankan masyarakat untuk menerapkan prinsip gizi seimbang dalam satu piring sahur maupun buka puasa.
"Komposisi idealnya terdiri dari 30 persen makanan pokok, 30 persen sayuran, 20 persen lauk-pauk, dan 20 persen buah-buahan," jelas dr. Rachmah sebagaimana dikutip dari laman ipb.ac.id, Rabu (3/3/2026).
Batasi Gorengan, Optimalkan Hidrasi
Baca Juga: Hore! Tol IKN Dibuka untuk Mudik Lebaran 2026, Cek Jadwal dan Jam Operasionalnya
Dr. Rachmah juga mengingatkan agar masyarakat tidak "balas dendam" dengan mengonsumsi gorengan atau makanan manis secara berlebihan. Kandungan minyak dan gula yang tinggi disinyalir dapat memperburuk kondisi kulit.
Sebagai gantinya, pemenuhan cairan menjadi harga mati. Aturan minum minimal delapan gelas sehari tetap berlaku dengan pembagian waktu yang tepat sejak berbuka hingga sebelum tidur.
Selain air mineral, asupan cairan bisa disiasati melalui makanan berkuah. Konsumsi sop atau sayur bening saat makan besar.
Buah hidrat tinggi dengan mengonsumsi semangka, melon, atau mentimun yang kaya akan kandungan air.
Hindari diuretik dengan membatasi kopi, teh pekat, dan soda yang justru memicu tubuh kehilangan cairan lebih cepat.
Baca Juga: Misi Damai RI di Tengah Gejolak Timur Tengah, Pulangkan WNI, Desak Negosiasi
Olahraga Ringan untuk Sirkulasi Oksigen
Puasa bukan berarti berhenti bergerak. Aktivitas fisik ringan seperti yoga atau jalan santai di sore hari tetap dianjurkan.
Selain menjaga kebugaran, olahraga membantu melancarkan peredaran oksigen ke seluruh tubuh, termasuk area wajah, sehingga kulit tampak lebih merona dan sehat.
Melengkapi asupan dari dalam, perawatan dari luar tetap harus berjalan konsisten. Berikut beberapa poin penting yang disarankan oleh pakar dermatologi.
Cuci Muka yang Tepat: Bersihkan wajah 2-3 kali sehari. Hindari sabun antiseptik yang keras karena dapat mengikis kelembapan alami kulit.
Pelembap Adalah Wajib: Gunakan pelembap segera setelah mandi. Bagi pemilik kulit berminyak, pilihlah bahan dasar air (water-based), sedangkan kulit kering lebih disarankan menggunakan tekstur krim.
Baca Juga: THR Karyawan Swasta 2026 Wajib Cair Penuh! Tak Boleh Dicicil, Ini Aturan Pajak dan Cara Hitungnya
Proteksi Sinar UV: Meskipun berpuasa, paparan matahari tetap mengintai. Gunakan tabir surya minimal SPF 30 dan lakukan re-apply setiap 2-3 jam sekali. Untuk kulit berjerawat, pastikan produk berlabel non-comedogenic.
Perawatan Bibir: Gunakan lip balm tanpa aroma untuk mencegah bibir pecah-pecah yang sering terjadi akibat dehidrasi.
Bagi masyarakat yang merencanakan perawatan ekstra menjelang hari raya Idulfitri, melakukan konsultasi dengan dokter spesialis dermatologi sangat disarankan agar tindakan yang diambil sesuai dengan jenis dan kebutuhan kulit masing-masing.(*)
Editor : Almasrifah