Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

AS Bersiap Hadapi Ancaman Tiongkok, CISA Rencanakan Perekrutan Besar-besaran

A
Penulis: Ari Arief❯

Bendera AS dan China
Bendera AS dan China


Advertisement

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Pemerintahan Amerika Serikat (AS) mulai mengintensifkan persiapan untuk berbagai kemungkinan skenario di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dengan Tiongkok. Salah satu langkah signifikan diambil oleh Badan Keamanan Siber dan Keamanan Infrastruktur (CISA).

Lembaga yang dibentuk di bawah pemerintahan Donald Trump ini mengumumkan rencana ambisius untuk melakukan perekrutan besar-besaran mulai tahun 2026. Langkah ini dilakukan menyusul pemangkasan tenaga kerja yang cukup drastis pada era pemerintahan Trump sebelumnya.

Upaya ini dinilai sangat penting untuk memperkuat pertahanan siber AS jika konflik dengan Tiongkok benar-benar terjadi, sebuah kemungkinan yang diperkirakan oleh beberapa pakar dapat memuncak pada tahun 2027.

Advertisement

Pelaksana Tugas Direktur CISA, Madhu Gottumukkala, dalam memo internal yang berhasil bocor ke publik, mengungkapkan bahwa lembaganya telah mencapai "titik kritis." Saat ini, CISA terhambat oleh tingkat kekosongan jabatan yang mencapai 40% di berbagai area misi utama.

"Mengingat Tiongkok terus menargetkan infrastruktur penting AS dan sekutunya, CISA harus segera merekrut profesional berkualifikasi tinggi hingga akhir 2026," demikian isi memo Gottumukkala, yang dikutip oleh Cybersecurity Dive pada Kamis (20/11/2025).

Advertisement

Pada masa pemerintahan Trump, CISA kehilangan lebih dari sepertiga stafnya akibat pemutusan hubungan kerja (PHK) dan pengunduran diri, yang mengakibatkan terhambatnya sejumlah operasi penting dan kemitraan strategis.

Strategi dan Target Perekrutan

CISA akan memprioritaskan rekrutmen untuk posisi koordinator keamanan siber negara bagian dan penasihat regional, khususnya di wilayah yang mengalami kekurangan personel sejak era Trump.

Untuk menarik talenta terbaik, CISA tidak hanya mengandalkan perekrutan konvensional. Mereka juga akan memanfaatkan Sistem Manajemen Talenta Siber (Cyber Talent Management System) milik Departemen Keamanan Dalam Negeri.

Sistem ini memungkinkan penawaran standar gaji yang kompetitif di pasar. Fokus rekrutmen mencakup tenaga kerja junior, ahli berpengalaman, hingga pegawai dengan spesialisasi teknis, meskipun jumlah spesifik yang akan direkrut tidak disebutkan dalam memo.

Selain itu, CISA berencana meningkatkan fleksibilitas kerja bagi pegawai yang menjalankan tugas-tugas kritis guna mempertahankan talenta terbaik mereka. Lembaga ini juga memperluas kerja sama dengan berbagai universitas untuk mencetak pakar keamanan siber generasi baru, termasuk menghidupkan kembali program magang besar-besaran.

Meskipun menawarkan fleksibilitas, Gottumukkala mencatat bahwa CISA tetap menargetkan setidaknya 80% pegawai untuk bekerja dari kantor (WFO).

Kebijakan perekrutan ini menegaskan upaya keras pemerintah AS untuk memulihkan kemampuan pertahanan siber nasional pasca-pemangkasan era Trump—sebuah kondisi yang, menurut para analis, telah melemahkan kesiapan AS dalam menghadapi ancaman siber yang berasal dari Beijing.(*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

LALIGA Upayakan Diplomasi ke CCTV Usai Boikot Siaran Akibat Komentar Mbappe

LALIGA Upayakan Diplomasi ke CCTV Usai Boikot Siaran Akibat Komentar Mbappe

LALIGA berupaya meredam konflik melalui surat resmi kepada CCTV setelah aksi boikot siaran akibat komentar kontroversial Kylian Mbappe.

Dampak Komentar Kontroversial, Sponsor Tiongkok Ramai-Ramai Putus Kontrak Kylian Mbappe

Dampak Komentar Kontroversial, Sponsor Tiongkok Ramai-Ramai Putus Kontrak Kylian Mbappe

Kylian Mbappe kehilangan banyak sponsor asal Tiongkok setelah komentar kontroversialnya mengenai pemimpin Tiongkok memicu boikot.

All New BYD Seagull Meluncur Lebih Murah, Bawa LiDAR dan Cas 5 Menit

All New BYD Seagull Meluncur Lebih Murah, Bawa LiDAR dan Cas 5 Menit

BYD resmi luncurkan All New BYD Seagull generasi ke-2 dengan dimensi lebih bongsor, fitur melimpah & harga lebih miring mulai Rp176 jutaan!

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer