Gaji ke-13 2026 Cair Juni, Tapi Bakal Dipotong? Ini Penjelasan Pemerintah

KALTIMPOST.ID, Kabar mengenai pencairan gaji ke-13 2026 kini tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Di tengah tekanan ekonomi global dan lonjakan harga minyak dunia, muncul kabar burung mengenai adanya penyesuaian hingga pemotongan nominal yang akan diterima para abdi negara.
Pemerintah saat ini memang tengah melakukan evaluasi mendalam terhadap belanja negara. Kondisi fiskal yang menantang membuat komponen gaji ke-13 masuk dalam radar kajian efisiensi anggaran.
Baca Juga: Tok! Pemerintah Terapkan WFH Mulai 10 April, Cek Bedanya ASN vs Swasta Biar Gak Salah Paham
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan sinyal bahwa skema final untuk tambahan penghasilan ini masih digodok.
Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak menutup mata terhadap kondisi ekonomi saat ini.
“Masih dipelajari (efisiensi gaji ke-13 ASN),” ujar Purbaya saat ditemui di Jakarta.
Teka-teki Isu Pemotongan 25%
Terkait kabar yang beredar di media sosial mengenai rencana pemangkasan besar-besaran, Menkeu mengaku belum mendapatkan arahan resmi mengenai angka tersebut. Fokus utama saat ini adalah menjaga kestabilan anggaran negara agar tetap sehat.
“Saya enggak tahu itu,” kata Purbaya saat ditanya mengenai isu pemotongan gaji ke-13 hingga angka 25%. Ia pun meminta masyarakat, khususnya para ASN, untuk bersabar menunggu hasil kajian resmi dan tidak termakan spekulasi yang belum jelas dasarnya.
Baca Juga: Tegas! Gubernur Muhidin Tolak WFH bagi ASN Kalsel, Singgung Potensi 'Bolos' ke Luar Daerah
Menko Airlangga: Tetap Cair Juni
Meski isu efisiensi terus bergulir, titik terang muncul dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




