Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Viral Link Video TKW Taiwan di TikTok dan Telegram, Diduga Modus Sebar Phishing

T
Penulis: Thomas Priyandoko❯

 


Advertisement

Munculnya viral video bertajuk 3 vs 1 Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Taiwan bikin heboh. (*)
Munculnya viral video bertajuk 3 vs 1 Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Taiwan bikin heboh. (*)

 

KALTIMPOST.ID,JAKARTA – Jagat media sosial kembali diramaikan dengan beredarnya tautan video viral yang banyak dibahas di TikTok dan Telegram. Fenomena ini memicu rasa penasaran warganet hingga membuat sejumlah tautan diburu dan dibagikan secara luas.

Advertisement

Namun, di balik ramainya perbincangan tersebut, muncul peringatan agar masyarakat lebih waspada terhadap berbagai informasi yang belum terverifikasi serta potensi ancaman keamanan digital.

Sejumlah akun media sosial diketahui mengunggah potongan video disertai narasi sensasional untuk menarik perhatian pengguna. Tidak sedikit unggahan yang kemudian mengarahkan pengguna ke tautan eksternal dengan klaim berisi video lengkap.

Berdasarkan penelusuran berbagai sumber yang beredar, belum ada bukti yang dapat memverifikasi identitas pihak-pihak yang diklaim terlibat dalam video tersebut. Informasi mengenai asal-usul video maupun berbagai klaim yang menyertainya juga belum dapat dipastikan kebenarannya.

Advertisement

Selain itu, sejumlah tautan yang beredar diduga berpotensi mengandung risiko keamanan digital, termasuk phishing atau upaya pencurian data pribadi. Pengguna internet diimbau untuk tidak sembarangan mengklik link yang dibagikan akun anonim atau sumber yang tidak jelas kredibilitasnya.

Modus seperti ini bukan kali pertama terjadi. Dalam berbagai kasus sebelumnya, konten viral sering dimanfaatkan oknum tertentu untuk meningkatkan jumlah kunjungan, memperoleh keuntungan dari iklan, atau mengumpulkan data pengguna melalui situs yang mencurigakan.

Masyarakat juga diingatkan agar tidak ikut menyebarkan tautan maupun informasi yang belum terverifikasi. Selain berpotensi merugikan pihak lain, penyebaran konten ilegal atau hoaks dapat menimbulkan konsekuensi hukum sesuai peraturan yang berlaku.

Fenomena ini kembali menunjukkan pentingnya literasi digital di tengah derasnya arus informasi di media sosial. Pengguna internet disarankan selalu memeriksa sumber informasi, menghindari tautan mencurigakan, serta mengutamakan keamanan data pribadi dibanding mengikuti sensasi viral yang belum jelas kebenarannya.(*)

Advertisement
Editor : Thomas Priyandoko
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Viral Siswa SD 013 Sambutan Belajar di Lantai, Disdikbud Klarifikasi dan Panggil Kepsek

Viral Siswa SD 013 Sambutan Belajar di Lantai, Disdikbud Klarifikasi dan Panggil Kepsek

Kabar siswa SD 013 Sambutan yang disebut harus belajar dengan duduk di lantai dan menggunakan meja lipat menjadi perhatian publik.

Video Klarifikasi Ibu di Pekalongan Viral, Percaya Anaknya Hamil gara-gara Mimpi

Video Klarifikasi Ibu di Pekalongan Viral, Percaya Anaknya Hamil gara-gara Mimpi

Video ibu yang menyebut putrinya hamil karena amanah mimpi viral dan memicu sorotan publik terhadap kasus di Pekalongan.

Viral Anggota DPD Abpednas Kaltim Berjoget, Mugeni Tegaskan Hoaks: Karaoke Terjadi Siang, Bukan Malam

Viral Anggota DPD Abpednas Kaltim Berjoget, Mugeni Tegaskan Hoaks: Karaoke Terjadi Siang, Bukan Malam

Ketua DPD Abpednas Kaltim Mugeni meluruskan informasi tentang beredarnya video aktivitas anggotanya yang viral di media sosial.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer