Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

​BGN Coret 80 Sekolah Elite, Ini Cara Cek Penerima Makan Bergizi Gratis Lewat HP

I
Penulis: Ilmidza❯
Kepala BGN Sudaryono.
Kepala BGN Sudaryono.

Advertisement

KALTIMPOST.ID, Badan Gizi Nasional (BGN) terus mematangkan transparansi penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala BGN Sudaryono mengungkapkan, masyarakat kini dapat memantau secara langsung sekolah-sekolah yang menerima alokasi bantuan MBG melalui portal digital resmi.

​Langkah ini diambil guna memastikan distribusi program tepat sasaran. Berdasarkan penyisiran terbaru BGN, terdapat sekitar 80 sekolah swasta elite di seluruh Indonesia seperti Jakarta Intercultural School (JIS), Cikal, hingga Taruna Nusantara yang resmi dikeluarkan (exclude) dari daftar penerima MBG.

​"Anda bisa cek di Radar MBG. Masukkan saja nama sekolahnya. Nanti di dalam sistem ada keterangan apakah sekolah tersebut mendapatkan alokasi MBG atau tidak," ujar Sudaryono, Jumat (28/8).

Advertisement

​Panduan Cek Penerima via Radar MBG

​Untuk mengecek status sekolah penerima MBG, masyarakat cukup mengakses situs resmi lewat gawai maupun komputer dengan langkah berikut:

  1. ​Buka mesin pencari (Google), ketik Radar MBG atau akses laman bgn.go.id, lalu pilih menu Sistem.
  2. ​Masukkan data wilayah pada kolom pencarian yang tersedia, mulai dari Provinsi, Kota/Kabupaten, Kecamatan, hingga Kelurahan/Desa.
  3. ​Pada kolom Instansi, pilih nama sekolah atau TK yang ingin dituju.
  4. ​Klik nama sekolah tersebut untuk melihat rincian status alokasi MBG.

Advertisement

​Selain mengecek status penerima, portal Radar MBG juga menyajikan menu sajian menu harian yang dibagikan kepada para siswa, lengkap dengan kolom kritik dan saran sebagai saluran aduan masyarakat.

​Sorotan Pagu Anggaran BGN

​Peningkatan keterbukaan ini menjadi perhatian seiring besarnya alokasi dana yang dikucurkan untuk BGN. Dalam Rancangan APBN 2027, BGN mengantongi anggaran jumbo sebesar Rp 240,2 triliun untuk menjangkau target 60,6 juta hingga 72,1 juta penerima manfaat.

​Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membenarkan besaran angka tersebut. "Angka yang betul Rp 240 triliun," tegasnya, Kamis (20/8).

​Kendati demikian, besarnya pagu anggaran ini mendapat sorotan dari ekonom Bright Institute, Awalil Rizky. Ia mencatat tren realisasi belanja BGN yang belum maksimal dari tahun ke tahun. Pada 2025, realisasi BGN berada di angka Rp 51,59 triliun (72,66% dari pagu). Sementara pada 2026, dari alokasi Rp 268 triliun, outlook realisasinya diproyeksikan sekitar Rp 214 triliun (74,83%), menyisakan selisih anggaran yang belum terserap hingga Rp 54 triliun.

Advertisement
Editor : Ilmidza
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

​BGN Tambah Dapur Makan Bergizi Gratis 2026 Tanpa Tambah Anggaran

​BGN Tambah Dapur Makan Bergizi Gratis 2026 Tanpa Tambah Anggaran

​BGN bakal tambah dapur Makan Bergizi Gratis tanpa tambah anggaran 2026. Fokus sasar wilayah 3T dan pesantren mulai September.

Heboh, Guru di Lampung Temukan Peluru di Menu MBG, Apa Tanggapan KPPG Lampung?

Heboh, Guru di Lampung Temukan Peluru di Menu MBG, Apa Tanggapan KPPG Lampung?

Beredar video seorang guru di Sindangsari, Lampung Utara, yang mengamuk setelah menemukan peluru dalam potongan daging.

Siap-Siap! Pemerintah Siapkan Kuota Rumah Subsidi Khusus Orang Tua Penerima MBG

Siap-Siap! Pemerintah Siapkan Kuota Rumah Subsidi Khusus Orang Tua Penerima MBG

​Orang tua siswa penerima MBG kini berpeluang dapat bantuan bedah rumah hingga KUR perumahan tanpa agunan. Cek syaratnya di sini!

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer