Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Temuan di Selat Sunda Bukan Milik KM Arupadhatu 1, Pencarian 5 Jurnalis Berlanjut

A
Penulis: Ari Arief❯
BUKAN MILIK JURNALIS: Pelampung yang ditemukan tim SAR gabungan milik Kapal Arupadhatu 1 atau milik lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak.(IST)
BUKAN MILIK JURNALIS: Pelampung yang ditemukan tim SAR gabungan milik Kapal Arupadhatu 1 atau milik lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak.(IST)

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID,SERANG-Tim SAR Gabungan memastikan tiga jenis benda yang ditemukan mengapung di perairan Selat Sunda bukan bagian dari kapal KM Arupadhatu 1 maupun milik delapan korban yang hilang kontak sejak Senin (7/9/2026). Korban hilang tersebut terdiri dari lima jurnalis dan tiga awak kapal.

Benda-benda yang dievakuasi ke KN SAR Tetuka tersebut meliputi dua unit pelampung (life jacket) warna oranye, helm plastik warna merah, dan satu buah jerigen. Kepastian ini diperoleh setelah petugas melakukan pemeriksaan intensif serta konfirmasi langsung kepada pemilik kapal.

"Setelah dilakukan pemeriksaan dan konfirmasi dari pemilik kapal KM Arupadhatu 1, dua life jacket berwarna oranye bertuliskan MILLES.II dinyatakan bukan milik kapal, karena life jacket yang tersedia di kapal berwarna merah, kuning, dan ungu," ujar Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, Minggu (14/9/2026).

Maruli menjelaskan, temuan helm merah juga dipastikan bukan milik KM Arupadhatu 1 lantaran pihak kapal tidak pernah menyediakan fasilitas tersebut. Sementara untuk jerigen yang diperiksa di darat, isinya ternyata berupa minyak sayur dan memiliki perbedaan fisik yang signifikan.

"Jerigen milik KM Arupadhatu 1 berwarna biru pudar, berkapasitas 30 liter, berbentuk pendek, memiliki tutup berwarna putih, dan polos tanpa penanda. Sedangkan jerigen yang ditemukan berwarna biru tua, berkapasitas 35 liter, berbentuk panjang, memiliki tutup berwarna hitam, dan terdapat tulisan pada bagian jerigen," terangnya.

Tim SAR Gabungan menegaskan akan terus mengumpulkan dan memeriksa setiap temuan di lapangan secara teliti sebelum menyampaikan spekulasi ke publik agar tidak menimbulkan kegaduhan.

"Setiap perkembangan terkait proses pencarian dan pemeriksaan akan disampaikan melalui sumber informasi resmi," kata Maruli.(*)

Advertisement
Editor : Thomas Priyandoko
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pencarian 129 Korban Kapal Virgo Transport 8 Masih Nihil, Polri Buka Posko Ante Mortem Nasional

Pencarian 129 Korban Kapal Virgo Transport 8 Masih Nihil, Polri Buka Posko Ante Mortem Nasional

Hari kelima tragedi Kapal Virgo Transport 8, 129 korban masih dicari. DVI Polri buka posko ante mortem nasional bagi keluarga korban.

Sedih! Setelah 10 Hari Tanpa Hasil, Operasi SAR 5 Jurnalis  Hilang di Selat Sunda Resmi Ditutup

Sedih! Setelah 10 Hari Tanpa Hasil, Operasi SAR 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Resmi Ditutup

Operasi SAR 8 korban kapal hilang di Selat Sunda resmi dihentikan setelah 10 hari. Pemprov Banten pastikan pendampingan keluarga lanjut.

Prabowo Beri Perhatian Khusus Hilangnya 5 Jurnalis di Selat Sunda, Instruksikan KSAL Pimpin

Prabowo Beri Perhatian Khusus Hilangnya 5 Jurnalis di Selat Sunda, Instruksikan KSAL Pimpin

Atensi Presiden Prabowo: 11 kapal gabungan dikerahkan cari 5 jurnalis & 3 kru hilang kontak di Selat Sunda saat liputan Anak Krakatau.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer