
KALTIMPOST.ID, Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali sesi perdagangan Jumat (30/10/2026) dengan cenderung tidak stabil. Laju IHSG pada hari ini bergerak di bawah bayang-bayang penguatan nilai tukar dolar AS yang menyentuh level Rp18.094 per rupiah, disertai pelemahan di hampir seluruh sektor saham.
Mengutip data dari RTI, pembukaan IHSG hari ini terkoreksi sebesar 0,61% menuju level 5.066,93. Penurunan ini juga diikuti oleh indeks LQ45 yang terperosok 0,52% ke posisi 512, seiring dengan mayoritas indeks acuan yang berada di zona merah. Tekanan terhadap IHSG kian bertambah hingga pukul 09.24 WIB, di mana indeks merosot hingga 1,54% ke posisi 5.021.
Di awal transaksi, posisi tertinggi IHSG sempat menyentuh level 5.116, sementara titik terendahnya berada di angka 5.036,22. Laju indeks kian terbebani oleh melemahnya harga 499 saham. Di sisi lain, hanya ada 122 saham yang mampu menguat dan 104 saham lainnya bergerak stagnan. Total transaksi tercatat sebanyak 216 ribu kali dengan volume mencapai 8,9 miliar saham dan nilai transaksi harian mencapai Rp1,9 triliun. Sementara itu, posisi dolar AS terhadap rupiah bertahan di kisaran Rp18.092.
Seluruh sektor saham serempak terkoreksi. Sektor bahan baku (basic) mencatatkan penurunan paling tajam yakni sebesar 2,81%, disusul sektor infrastruktur yang merosot 2,74% sebagai salah satu sektor dengan penurunan terbesar. Sektor transportasi turut tergelincir 2,51%, diikuti sektor consumer siklikal yang susut 1,91%, serta sektor properti yang melemah 1,61%. Selain itu, penurunan juga dialami sektor energi sebesar 1,28%, sektor industri 1,23%, dan sektor consumer nonsiklikal 1,19%. Adapun sektor keuangan dan kesehatan sama-sama terpangkas 0,49%, sedangkan sektor teknologi mengalami pelemahan paling tipis yaitu 0,03%.
Di tengah tekanan pasar pada perdagangan Jumat pekan ini, saham BBCA justru mencatatkan kenaikan 0,20% menjadi Rp4.950 per saham. Walaupun sempat dibuka melemah 40 poin di posisi Rp4.900, saham BBCA bergerak di rentang Rp4.900 hingga mencapai level tertinggi di Rp5.025 per saham. Perdagangan saham BBCA mencatatkan frekuensi sebanyak 13.007 kali dengan volume 622.040 saham dan nilai transaksi harian sebesar Rp309,6 miliar.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




