KALTIMPOST.ID-Berkarier sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan impian sebagian orang di Indonesia.
Dengan jenjang karier yang jelas, stabilitas pendapatan, serta masa pensiun yang terjamin menjadi alasan lowongan kerja ini banyak diburu.
Oleh karena itu, tahun depan banyak yang berharap seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 dibuka.
Harapan tersebut kian besar setelah seleksi CPNS 2025 dipastikan tidak digelar.
Sehingga peluang pendaftaran CPNS 2026 digelar cukup besar digelar tahun depan .
Meskipun pemerintah belum mengumumkan secara resmi jadwal pembukaan CPNS 2026, namun sejumlah kementerian dan lembaga telah memberi sinyal kebutuhan tambahan pegawai.
Biasanya, kebutuhan formasi itu menyesuaikan pengembangan struktur organisasi yang ada dan sejumlah pegawai yang pensiun sehingga posisi yang ditinggal harus segera diisi.
Isyarat tersebut memicu optimisme bahwa rekrutmen CPNS tetap akan dibuka sesuai rencana pada tahun 2025.
Kementerian PAN RB sebelumnya juga memberi gambaran arah rekrutmen CPNS 2026 yang diproyeksikan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Pemerintah membuka peluang lebih luas bagi lulusan baru atau fresh graduate, terutama pada sektor prioritas.
Beberapa formasi yang diperkirakan mendapat porsi besar meliputi tenaga kesehatan seperti dokter, perawat, dan ahli gizi.
Kemudian, tenaga pendidik pada mata pelajaran tertentu, serta tenaga teknis digital seperti spesialis teknologi informasi, analis data, dan pengembang sistem pemerintahan.
Sementara itu, rencana rekrutmen di lingkungan Kementerian Keuangan telah tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 70 Tahun 2025 tentang Rencana Strategis Kemenkeu 2025–2029.
Dalam regulasi tersebut disebutkan adanya penambahan pegawai melalui jalur CPNS umum, sekolah kedinasan, dan PPPK, dengan kajian penerapan sistem ASN yang lebih fleksibel.
Berdasarkan data Human Resources Information System (HRIS) per 31 Desember 2024, diproyeksikan sebanyak 5.738 pegawai akan memasuki masa pensiun hingga 2029.
Selain itu, tren pegawai keluar di luar pensiun diperkirakan mencapai 2.010 orang dalam lima tahun ke depan.
Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas menegaskan bahwa proses rekrutmen CPNS tetap berjalan.
Namun, pemerintah saat ini memprioritaskan penataan tenaga honorer menjadi PPPK, yang dilakukan seiring dengan penyusunan kebutuhan formasi CPNS 2026.
“Penataan honorer menjadi PPPK tetap menjadi fokus, sambil menyiapkan formasi CPNS ke depan,” ujar Anas dalam keterangannya.
Hingga kini, Badan Kepegawaian Negara (BKN) masih menunggu usulan formasi dari instansi pusat dan daerah.
Penetapan jadwal pendaftaran CPNS 2026 akan dilakukan setelah perhitungan kebutuhan pegawai lima tahunan rampung.(*)
Editor : Thomas Priyandoko