Memasuki hari ketujuh, Tim SAR gabungan memastikan seluruh korban telah ditemukan, termasuk paket jenazah terakhir yang dilaporkan pada Jumat pagi, 23 Januari 2026.
Asisten Operasi Kodam XIV/Hasanuddin Kolonel Inf Dody Priyo Hadi mengatakan, paket jenazah kesembilan ditemukan lebih dahulu oleh tim tombak Yonif 433 Kostrad pada pukul 08.33 WITA.
“Alhamdulillah, berkat doa seluruh masyarakat Indonesia, pada pukul 08.33 WITA kami menerima laporan dari tim tombak Yonif 433 Kostrad bersama tim SAR gabungan telah menemukan paket kesembilan,” ujar Kolonel Dody.
Tak lama berselang, paket jenazah kesepuluh atau korban terakhir juga ditemukan oleh Tim Elang 5 dari Yonif 700 Raider Kodam XIV/Hasanuddin bersama tim SAR gabungan pada pukul 09.16 WITA.
“Kami menerima informasi awal sekitar pukul 08.59 WITA, dan setelah diverifikasi di lokasi, pada pukul 09.16 WITA paket kesepuluh berhasil ditemukan,” jelasnya.
Menurut Kepala Basarnas Mohammad Syafii, korban kesembilan dan kesepuluh ditemukan dalam kondisi tidak utuh atau berupa body part. Meski demikian, temuan ini tetap dikategorikan sebagai jenazah.
“Semua korban yang ditemukan dalam kondisi body part atau tidak utuh. Namun perlu dipahami, itu tetap merupakan jenazah,” ujarnya.
Hingga Jumat pagi, sembilan jenazah telah dikemas dalam kantong jenazah, sementara satu korban terakhir masih proses evakuasi.
Proses evakuasi berlangsung di medan ekstrem, dengan kedalaman lokasi korban bervariasi mulai dari 100 meter hingga lebih dari 500 meter dari puncak lokasi jatuhnya pesawat.
Untuk diketahui, dari seluruh jenazah yang telah ditemukan, dua di antaranya dalam kondisi utuh dan telah diidentifikasi.
Mereka adalah pramugari Florencia Lolita Wibisono dan pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Deden Maulana.
Florencia ditemukan pada Senin (19/1/2026), sementara Deden Maulana pada Minggu (18/1/2026). Kedua jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga.
Dengan ditemukannya seluruh korban Pesawat ATR 42 500 dan benda penting yang menjadi target operasi, tim SAR gabungan menyatakan operasi pencarian dan evakuasi di Gunung Bulusaraung resmi dituntaskan. (*)
Editor : Almasrifah