Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Gilang Nugraha Sabet Perunggu di Ancol, Bukti Triathlon Kaltim Siap Tempur di Kejurnas 2026

Doni Aditya Haryono • Senin, 23 Februari 2026 | 23:03 WIB

PODIUM: Gilang Nugraha (kanan) meraih perunggu nomor duathlon elite pada ajang Tri-Sport Series 2026 di Ancol. (IST)
PODIUM: Gilang Nugraha (kanan) meraih perunggu nomor duathlon elite pada ajang Tri-Sport Series 2026 di Ancol. (IST)

SAMARINDA – Cabang olahraga triathlon Kalimantan Timur kembali menunjukkan geliat positif. Dengan sokongan sejumlah pengcab serta biaya mandiri, Triathlon Kaltim mengirim enam atlet untuk tampil pada ajang Tri-Sport Series 2026 yang digelar di Ancol, 14–15 Februari 2026.

Kejuaraan bergengsi tersebut tak sekadar ajang unjuk kemampuan. Event tahunan di Jakarta itu juga menjadi bagian dari proses seleksi menuju Kejurnas Triathlon Seri I di Bangka Belitung pada Mei mendatang

Enam atlet yang diberangkatkan berasal dari pengcab Samarinda, Balikpapan, dan Kutai Timur. Terdiri dari lima atlet putra dan satu putri, tiga di antaranya merupakan debutan yang baru pertama kali mencicipi atmosfer kompetisi nasional.

Pelatih Triathlon Kaltim, Ahmad Taufik, mengungkapkan secara umum performa anak asuhnya cukup menjanjikan. Bahkan, satu atlet berhasil naik podium.

Baca Juga: Balikpapan FC Juara Liga 4 Kaltim 2026, Sapu Bersih dan Lolos ke Nasional

“Ini agenda tahunan di Jakarta. Tahun ini kami bisa kirim enam atlet, lima putra dan satu putri. Alhamdulillah, satu di antaranya berhasil masuk podium tiga,” ujar Taufik.

Adalah Gilang Nugraha asal Kutai Timur yang sukses mempersembahkan medali perunggu di nomor duathlon elite. Gilang tampil kompetitif dan hanya terpaut hitungan detik dari dua atlet teratas.

“Gilang menyelesaikan lomba dengan rangkaian lari 5 kilometer, sepeda 20 kilometer, lalu lari 2,5 kilometer dengan catatan waktu 56 menit 30 detik. Selisihnya tidak sampai semenit, hanya hitungan detik dari dua posisi di depannya,” jelas Taufik.

Sementara lima atlet lainnya memang belum mampu menembus zona podium. Namun, Taufik menilai performa mereka tetap layak diapresiasi. Terutama para debutan yang mampu mencatatkan waktu lebih baik dibandingkan saat latihan.

“Kendala utama memang di adaptasi medan. Terutama di nomor open water yang langsung di laut. Mereka selama ini lebih banyak latihan di kolam, jadi jelas berbeda,” ungkapnya.

Baca Juga: Wasit Kelas Dunia Harja Jaladri Mentori Puluhan Wasit Basket Kaltim di Samarinda

Menurut pelatih asal Kutim itu, pengalaman bertanding di level nasional sangat penting bagi pembentukan mental dan strategi atlet, khususnya dalam mengatur tenaga di cabang multi-disiplin seperti triathlon.

“Karena ini kombinasi renang, sepeda, dan lari, atlet harus pintar mengatur energi. Misalnya di renang dan sepeda pakai 90 persen tenaga, baru di lari terakhir bisa maksimal 100 persen,” paparnya.

Lebih jauh, Taufik berharap keikutsertaan di Tri-Sport Series menjadi fondasi lahirnya bibit-bibit potensial Kaltim yang mampu bersaing di level nasional, bahkan lebih tinggi lagi.

“Target kami bukan hanya podium, tapi proses pembinaan jangka panjang. Dari sini kami bisa melihat siapa yang siap dibawa ke Kejurnas dan event nasional berikutnya,” pungkasnya. (*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#Triathlon Kaltim #Kejurnas Bangka Belitung #triathlon