KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur, Rusdiansyah Aras, mendesak Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur segera merealisasikan dana hibah murni tahun anggaran 2026.
Melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, pencairan dana tersebut diharapkan bisa dilakukan tepat waktu agar roda organisasi tetap berjalan.
Rusdi—sapaan akrabnya—menyebut, percepatan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) menjadi kunci agar agenda penting organisasi tidak terganggu.
“Jika akhir Maret ini NPHD bisa dilaksanakan, kami optimistis paling lambat akhir April sudah bisa menggelar Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) untuk memilih ketua baru masa bakti 2026–2030,” ujarnya.
Baca Juga: Tiger Woods Kembali Beraksi di Final TGL Florida, Jadi Sinyal Menuju Masters 2026?
Di sisi lain, Rusdi menegaskan tidak akan kembali mencalonkan diri sebagai ketua KONI Kaltim. Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral atas hasil kontingen Kaltim pada PON XXI 2024 Aceh–Sumut yang tidak mencapai target lima besar.
Kondisi keuangan organisasi saat ini juga menjadi perhatian serius. Ia mengungkapkan, sejak 31 Desember 2025, sisa dana sebesar Rp1,3 miliar telah dikembalikan ke kas daerah atas permintaan Dispora Kaltim.
“Jujur, kami sudah tidak memiliki dana. Karena itu, kami sangat berharap bantuan ini segera cair agar Musorprov dan proses pemilihan ketua baru bisa terlaksana,” jelasnya.
Meski jadwal Musorprov belum ditetapkan, dinamika bursa calon ketua mulai menghangat. Sejumlah nama disebut-sebut berpeluang menggantikan Rusdiansyah Aras.
Baca Juga: Tembus Skuad Asian Games 2026, Atlet Soft Tennis Kaltim Rizky Zammi Resmi Gabung Pelatnas
Di antaranya Anderiy Syachrum yang dikabarkan telah mengantongi dukungan dari sembilan KONI kabupaten/kota serta 35 pengurus provinsi cabang olahraga.
Selain itu, ada Rusman Yaqub, ketua Pengprov Persatuan Bola Basket Indonesia (PBI) Kaltim yang juga dikenal sebagai tokoh politik di Kalimantan Timur.
Nama lain yang turut mencuat adalah Jawad Sirajuddin, ketua Pengprov Persatuan Binaraga Fitness Indonesia (PBFI) Kaltim.
Kini, kepastian pencairan dana hibah berada di tangan Dispora Kaltim. Realisasi anggaran tersebut menjadi penentu kelancaran regenerasi kepemimpinan olahraga di Benua Etam. (*)
Editor : Ery Supriyadi