Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berjubah Shaolin dan Pidato Berapi-api, Wembanyama Bawa Spurs Paksa Game 7

A
Penulis: Ari Arief❯
MEMBAYAMA: Victor Membayama (dua kiri depan) dari San Antonio Spurs berbicara dengan Stephon Castle di bangku cadangan pada babak kedua seri pertandingan.(AP)
MEMBAYAMA: Victor Membayama (dua kiri depan) dari San Antonio Spurs berbicara dengan Stephon Castle di bangku cadangan pada babak kedua seri pertandingan.(AP)

Advertisement

KALTIMPOST.ID,JAKARTA–San Antonio Spurs sukses memaksakan babak penentuan setelah menumbangkan Oklahoma City Thunder (OKC) dengan skor telak 118-91 pada laga keenam (Game 6) Final Wilayah Barat NBA, Jumat (29/5). Kemenangan ini membuat kedudukan menjadi imbang 3-3, sekaligus membuka asa Spurs menuju NBA Finals.

Bintang muda Spurs, Victor Wembanyama, menjadi aktor utama di balik kedigdayaan timnya. Menghadapi laga hidup-mati (elimination game) pertama dalam kariernya, pebasket asal Prancis itu tampil mendominasi dengan mengemas 28 poin, 10 rebound, 3 block, dan 2 assist hanya dalam 28 menit durasi bermain.

Atmosfer berbeda dari Wembanyama sudah terasa bahkan sebelum laga dimulai. Pemain berusia 22 tahun itu tertangkap kamera tiba di arena pertandingan mengenakan jubah ala Shaolin dengan potongan rambut baru yang lebih rapi. Dalam konferensi pers usai laga, ia mengklarifikasi bahwa jubah tersebut dikenakan khusus untuk menghormati perayaan Hari Raya Iduladha.

Tak hanya penampilannya yang berubah, Wembanyama yang biasanya kalem juga dilaporkan memberikan pidato berapi-api di ruang ganti guna membakar semangat rekan-rekannya.

"Saya melihat fotonya sebelum pertandingan dan saya langsung tahu dia benar-benar fokus malam ini," ujar guard Spurs, Devin Vassell.

Advertisement

Dampaknya langsung terasa di lapangan. Begitu laga dimulai, Wembanyama langsung mencatatkan rangkaian aksi impresif berturut-turut: tembakan tiga angka masuk, melakukan blok krusial, lalu kembali melesakkan tembakan tiga angka. Dominasi awal ini membuat Spurs nyaman memimpin sepanjang laga tanpa sekalipun tertinggal dari OKC.

Pelatih San Antonio Spurs, Mitch Johnson, memuji determinasi tinggi yang ditunjukkan oleh sang megabintang pasca-penampilan kurang maksimal di Game 5.

"Perbedaan terbesar malam ini adalah aktivitasnya secara keseluruhan di lapangan. Dari sudut pandang saya, itu lahir dari kemauan dan niat besarnya untuk meninggalkan dampak mendalam pada permainan," puji Johnson.

Catatan statistik menunjukkan bahwa nasib Spurs di seri ini sangat bergantung pada performa Wembanyama. Dalam tiga laga kemenangan Spurs, ia tampil menggila dengan rata-rata 34 poin dan akurasi tembakan 51 persen. Sebaliknya, saat Spurs menelan kekalahan, ia tertahan di angka rata-rata 22,3 poin dengan akurasi 43 persen.

Kini, nasib kedua tim akan ditentukan pada Game 7 yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (31/5) waktu Indonesia di markas Oklahoma City. Pemenang dari laga penentu tersebut sudah ditunggu oleh New York Knicks yang telah lebih dulu mengamankan tiket di babak NBA Finals.(*)

Advertisement
Editor : Thomas Priyandoko
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Luka Doncic Mengamuk, Lakers Bungkam Raptors 131-125

Luka Doncic Mengamuk, Lakers Bungkam Raptors 131-125

Luka Doncic tampil dominan dengan 45 poin saat Los Angeles Lakers kalahkan Toronto Raptors 131-125 dalam lanjutan NBA musim ini.

Respons Berkelas LeBron James saat Disentil Trump soal Kebangsaan

Respons Berkelas LeBron James saat Disentil Trump soal Kebangsaan

LeBron James tanggapi santai sindiran Donald Trump dengan membawa Philadelphia 76ers cetak comeback saat lawan Cleveland Cavaliers.

Etika di Atas Angka, Sikap SGA Jadi Sorotan Dunia Basket NBA

Etika di Atas Angka, Sikap SGA Jadi Sorotan Dunia Basket NBA

Aksi berkelas Shai Gilgeous-Alexander utamakan sportivitas daripada rekor pribadi saat laga Thunder vs Nuggets.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer