
KALTIMPOST.ID, BOGOR - Satria Muda Pertamina Bandung sukses mempertahankan gelar juara IBL All Indonesian 2026. Kepastian ini diraih setelah menundukkan Dewa United Banten dengan skor tipis 77-75 di GOR Laga Tangkas, Kabupaten Bogor, Minggu (1/11) malam.
Dilansir dari laman remi IBL, Laga final berlangsung sengit sejak kuarter pertama. Meski Satria Muda sempat unggul cepat 10-2, Dewa United bangkit dan membalikkan keadaan. Satria Muda bahkan sempat tertinggal 41-44 saat memasuki jeda babak pertama.
Baca Juga: Raffi Ahmad Dihantam Seruan Boikot, Nagita Berdoa: Ya Allah, tunjukkan kebenaran dengan kuasa-Mu
Kebangkitan Satria Muda terjadi pada babak kedua setelah tim asuhan Youbel Sondakh tersebut tampil lebih solid. Meski Yudha Saputera harus dijaga ketat akibat masalah foul, kolektivitas tim mampu menyeimbangkan kedudukan menjadi 60-60.
Detik-detik akhir pertandingan menjadi ujian mental bagi kedua tim. Dewa United sempat mencoba mengejar ketertinggalan saat skor menunjukkan 76-75. Namun, kegagalan Erick Ibrahim Junior dan Dio Tirta Saputra dalam memaksimalkan peluang terakhir memastikan gelar juara tetap milik Satria Muda.
Baca Juga: Chimot Resmi Keluar dari for Revenge: Titik Sadrah Jadi Konser Terakhir, Kondisi Fisik Jadi Penyebab
Abraham Damar Grahita tampil memukau dengan torehan 21 poin yang membuatnya dinobatkan sebagai MVP Final. Ia didukung Julian Chalias dengan 18 poin dan M. Sandy Ibrahim Aziz yang mencetak 15 poin serta melakukan penyelamatan krusial di akhir laga.
Yudha Saputera, yang menyumbang 15 assist, menegaskan kemenangan ini merupakan hasil kerja keras seluruh anggota tim. Ia juga memberikan apresiasi kepada Dewa United atas perlawanan sengit yang diberikan.
"Ini bukti bahwa tim effort, karena kami benar-benar berjuang untuk mendapatkan kemenangan kali ini. Respect juga untuk tim Dewa United. Tetapi kami sudah berhasil back-to-back! Kemenangan ini untuk Bandung," ungkap Yudha selepas laga. (*)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




