KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN–Presiden Direktur Ventforet Kofu, Sakuma Satoru, hadir secara langsung dalam kegiatan soccer clinic garapan PT Bayan Resources Tbk. Selama dua tahun pelaksanaan agenda ini, ia memberi apresiasi kepada pihak penyelenggara.
“Terkait agenda coaching clinic di Stadion Batakan, tentu karena adanya dukungan besar dari PT Bayan Resources Tbk. Saya ingin ucapkan terima kasih banyak untuk pihak Bayan,” ujar Sakuma Satoru.
Menurut pemantauannya, selama dua tahun ini, anak-anak di Balikpapan tersebut masih sangat belia dan polos. Sehingga terlihat jelas semangat mereka untuk belajar dan bisa pintar bermain bola. Karena antusias itu, katanya, menjadi salah satu pertimbangan mereka menerima tawaran untuk kembali menggelar pelatihan tersebut kedua kalinya.
“Jadi saya merasakan sendiri potensial anak-anak Indonesia, terutama yang di Kalimantan ini. Sangat terlihat potensinya,” tambahnya.
Di samping itu, dia memang menyayangkan tahun ini Timnas Indonesia gagal ambil bagian di piala dunia. Mengacu itu, dia berharap Ventforet Kofu bisa memberikan sedikit kontribusi, agar nantinya ada anak-anak asli Indonesia yang membawa Timnas ke Piala Dunia.
Soal rencana ke depan, ia mengaku mesti banyak berkomunikasi dengan pihak Bayan untuk soccer clinic tersebut. Di samping itu, dirinya juga sudah menyimpan dua opsi.
Yang pertama, lanjutnya, ialah memperbaiki lingkungan sepakbola. Dalam artian ada pengajar yang baik serta lapangan latihan yang baik. Dengan melakukan latihan di dalam lingkungan yang baik, tentu para atlet akan berkembang. “Jadi kami ingin membuat sepakbola berada dalam lingkungan yang baik,” kata dia.
Selanjutnya, dia juga tak menampik ada peluang bagi talenta muda untuk dididik di Jepang. Terlebih, jika mereka punya potensi dan kemauan besar untuk berkembang. “Kami ingin mereka datang ke Jepang dan bermain di sana, dibina oleh pelatih-pelatih di sana. Saya rasa ini sangat menarik,” tutupnya. (*)
Editor : Dwi Restu A