Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Konsep Burlesque Freeze Dance Crew SMAN 2 Samarinda Curi Perhatian

Nasya Rahaya • Senin, 9 Februari 2026 | 19:30 WIB

Freeze Dance Crew SMAN 2 Samarinda membawakan konsep Burlesque showcase saat Azarine DBL Dance Competition di GOR Segiri Samarinda, Senin (9/2).
Freeze Dance Crew SMAN 2 Samarinda membawakan konsep Burlesque showcase saat Azarine DBL Dance Competition di GOR Segiri Samarinda, Senin (9/2).

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Hari keempat gelaran DBL Samarinda 2026 berlangsung semakin semarak. Azarine DBL Dance Competition yang digelar di GOR Segiri, Samarinda, Senin (9/2), menjadi magnet tersendiri bagi penonton.

Salah satu penampilan yang paling mencuri perhatian datang dari Freeze Dance Crew, tim dance asal SMAN 2 Samarinda. Aksi mereka sukses menghidupkan atmosfer arena dengan konsep yang matang dan koreografi yang enerjik.

Pada Honda DBL with Kopi Good Day 2025 2026 East Kalimantan, SMAN 2 Samarinda menurunkan dua tim dance sekaligus. Kondisi tersebut diakui menjadi tantangan tersendiri bagi para pelatih, Nataya dan Natalie, yang kini memasuki tahun kedua mendampingi tim dance sekolah tersebut.

Baca Juga: Megawati Terima Doktor Honoris Causa ke-11 di Riyadh, Pengakuan Dunia untuk Peran Perempuan

“Persiapannya tahun ini agak gedebak-gedebuk. Tahun lalu kami hanya turun satu tim, sekarang dua tim untuk basket putra dan putri. Jadi konsepnya harus benar-benar berbeda,” ujar Nataya usai penampilan.

Proses persiapan menuju DBL Samarinda 2026 dilakukan sekitar tiga bulan khusus untuk DBL. Jika digabung dengan masa pra-DBL, total persiapan mencapai empat hingga lima bulan. Namun, pematangan koreografi sempat berlangsung cukup mepet karena padatnya agenda lomba dance lain di Samarinda.

Untuk penampilan kali ini, Freeze Dance Crew mengusung konsep Burlesque showcase yang terinspirasi dari pertunjukan kabaret luar negeri. Konsep tersebut dipilih untuk menyesuaikan tema besar DBL tahun ini, Shine Like A Star.

“Ceritanya tentang kita yang tidak bisa bersinar kalau sendirian. Tapi kalau berkembang bersama teman-teman, hasilnya pasti lebih bagus,” jelas Nataya.

Baca Juga: Seandainya Danantara Kolaborasi dengan BUMD

Freeze Dance Crew merupakan hasil regenerasi dari tim dance SMAN 2 Samarinda yang sebelumnya telah beberapa kali tampil di ajang DBL. Setelah pelatih lama mereka meninggal dunia, pembinaan tim dilanjutkan oleh Nataya dan Natalie.

Mayoritas anggota Freeze Dance Crew berasal dari kelas X dan XI. Sementara itu, siswa kelas XII tidak dilibatkan karena fokus menghadapi ujian dan persiapan kuliah. Latar belakang kemampuan para anggota pun beragam.

“Ada yang sudah terbiasa dance cover, tapi ada juga yang benar-benar belum bisa menari sama sekali. Jadi effort kami banyak di situ. Menurut saya, keberanian mereka tampil di DBL saja sudah luar biasa,” ungkap Nataya.

Sementara itu, Natalie menilai penampilan Freeze Dance Crew di DBL Samarinda 2026 menjadi yang terbaik dibandingkan penampilan mereka dalam beberapa bulan terakhir.

Baca Juga: Botol Parfum Viral, Video Diduga Winda Can di Kamar Mandi Picu Kehebohan Media Sosial

“Kalau evaluasi pasti ada, tapi dibandingkan empat bulan ke belakang, ini yang paling bagus,” ujarnya.

Di luar DBL, Freeze Dance Crew juga aktif mengikuti berbagai event dance. Honor dari penampilan tersebut dikumpulkan untuk membantu kebutuhan tim selama kompetisi.

“Fee-nya dikumpulkan bersama untuk kebutuhan tim. Jadi mereka benar-benar effort,” tutup Natalie.

Editor : Ery Supriyadi
#DBL Samarinda #Freeze Dance Crew #SMAN 2 Samarinda #GOR Segiri #Azarine DBL Dance Competition #Honda DBL with Kopi Good Day 2025 2026 East Kalimantan #Burlesque