KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Laga fantastic four Honda DBL with Kopi Good Day 2025 2026 East Kalimantan antara SMA 1 (Smansa) Balikpapan dan SMAN 3 (Smaga) Samarinda berlangsung antiklimaks.
Smaga yang digadang-gadang mampu memberi perlawanan sengit justru harus mengakui keunggulan lawan dengan skor telak 28-61.
Sejak kuarter pertama, Sean Jason dan kawan-kawan tampil lebih efektif. Serangan Smansa Balikpapan terorganisasi dengan baik, sementara Smaga kesulitan memaksimalkan peluang yang didapat.
Baca Juga: Porprov Kaltim 2026 Terancam Mundur, Daerah Mengaku Belum Siap Anggaran
Meski memiliki kesempatan mencetak angka, lini serang Smaga kurang tajam. Situasi itu dimanfaatkan maksimal oleh sang juara bertahan untuk terus memperlebar jarak hingga memastikan kemenangan.
Hasil tersebut membawa Smansa Balikpapan melangkah mulus ke final party DBL Samarinda.
Pelatih Smansa Balikpapan, Riswin Wizandani, mengungkapkan bahwa timnya sudah menyiapkan strategi khusus untuk meredam permainan Smaga. Apalagi, sebelum gelaran DBL dimulai, kedua tim sempat bertemu dalam laga uji coba.
Baca Juga: Persembahan dari Hotel Puri Senyiur Hadirkan Buffet Imlek 2026
“Dari hasil uji coba dan analisis beberapa pertandingan Smaga di DBL ini, kami sudah mengetahui harus bermain seperti apa di fantastic four. Saya bersyukur strategi itu berjalan mulus dan kami memenangkan pertandingan,” ujarnya kepada Kaltim Post.
Dengan tiket final di tangan, peluang Smansa Balikpapan mencetak three-peat semakin terbuka. Pada partai puncak nanti, mereka akan menghadapi tim kuda hitam, SMAN 1 (Smansa) Bontang. (*)
Editor : Ery Supriyadi