Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menata Ulang Komunikasi Birokrasi di Era Work From Anywhere

Romdani.
Penulis: Romdani.❯
Nur Afryandi Budi Santoso
Nur Afryandi Budi Santoso

Advertisement

Oleh: 

Nur Afryandi Budi Santoso

Staf Protokol Sekretariat Kabupaten PPU

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID-Perkembangan teknologi digital telah mengubah banyak aspek kehidupan. Termasuk cara birokrasi pemerintahan menjalankan sistem kerja dan pola komunikasinya.

Di tengah tuntutan efisiensi, percepatan pelayanan publik, dan perubahan gaya kerja modern, kebijakan work from anywhere (WFA) mulai diterapkan di berbagai instansi pemerintahan.

Advertisement

Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) menjadi salah satu daerah yang mulai mengadopsi pola kerja tersebut sebagai bagian dari upaya penghematan energi nasional sekaligus adaptasi menuju birokrasi digital.

Kebijakan itu pada dasarnya merupakan langkah progresif. Pemerintah daerah mencoba membangun budaya kerja yang lebih fleksibel dengan memanfaatkan teknologi komunikasi digital.

Pegawai tidak lagi sepenuhnya bergantung pada kehadiran fisik di kantor untuk menjalankan tugas administrasi maupun koordinasi pekerjaan.

Sistem kerja seperti ini dinilai mampu mengurangi penggunaan kendaraan, menghemat konsumsi energi, serta memberi ruang kerja yang lebih dinamis bagi aparatur sipil negara (ASN).

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kaltim Post Jadi yang Terbaik di Indonesia Timur, Dua Sampul Muka Berjaya di IPMA 2026

Kaltim Post Jadi yang Terbaik di Indonesia Timur, Dua Sampul Muka Berjaya di IPMA 2026

Kaltim Post raih dua trofi SPS Awards 2026. Sampul muka bertema DBD dan IKN sukses menyabet Gold dan Silver Winner IPMA.

LAPSUS: Karhutla Kaltim Mulai Terkendali, Polda Catat 62 Titik Panas dan 13,6 Hektare Lahan Terbakar

LAPSUS: Karhutla Kaltim Mulai Terkendali, Polda Catat 62 Titik Panas dan 13,6 Hektare Lahan Terbakar

Karhutla Kaltim mulai terkendali setelah hujan turun. Polda mencatat 62 titik panas, 15 titik api, dan 13,6 hektare lahan terbakar.

LAPSUS: Bupati PPU Ungkap Kendala Air Bersih, Pengeboran Tanah Justru Berhadapan dengan Migas

LAPSUS: Bupati PPU Ungkap Kendala Air Bersih, Pengeboran Tanah Justru Berhadapan dengan Migas

Pemkab PPU siapkan pemanfaatan embung untuk mengatasi keterbatasan air bersih. Bupati Mudyat Noor gandeng Kementerian PU dan BWS Kaltim.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer