Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gizi Nasional (Kita) Dirampas (Koruptor)

Romdani.
Penulis: Romdani.❯
Safaruddin Harefa
Safaruddin Harefa

Advertisement

Oleh:

Safaruddin Harefa

Akademisi, Peneliti, Pemerhati Perempuan dan Anak Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID-Program makan bergizi gratis (MBG) ini sebenarnya bukan cuma soal bagi-bagi piring makanan di ruang kelas.

Itu adalah mimpi besar kita bersama untuk memutus lingkaran setan kemiskinan, menyelamatkan anak-anak dari bahaya stunting yang angkanya masih ngeri di kisaran 21,5 persen tahun 2023, dan modal utama biar generasi muda kita bisa bersaing dengan negara lain. 

Advertisement

Makanya, waktu pemerintah mengetuk anggaran yang luar biasa besar yakni sebesar Rp 85,27 triliun di tahun 2025 dan melonjak sampai Rp298 triliun untuk tahun 2026 dari uang rakyat (APBN), kita semua sempat punya harapan besar.

Ada rasa lega bahwa anak-anak di pelosok, dari kota sampai daerah terpencil, akhirnya bisa makan makanan layak dan sehat setiap hari.

Tapi, belum juga program ini berjalan sepenuhnya, harapan itu langsung diinjak-injak oleh keserakahan. Kabar mengejutkan dari Kejaksaan Agung yang menetapkan tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai tersangka korupsi tata kelola program MBG periode 2025-2026 benar-benar bikin dada sesak sekaligus naik pitam.

Itu bukan sekadar kasus hukum biasa di media massa, tapi ini adalah alarm darurat kalau urusan isi perut anak-anak kita pun tega dijadikan ladang duit haram.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Listrik Padam, Pelanggan PLN Bisa Dapat Kompensasi? Ini Penjelasan PLN Kaltimra

Listrik Padam, Pelanggan PLN Bisa Dapat Kompensasi? Ini Penjelasan PLN Kaltimra

PLN Kaltimra jelaskan mekanisme kompensasi bagi pelanggan terdampak pemadaman listrik. Pemberian kompensasi harus melalui evaluasi.

Setiap Hari Berau Hasilkan 150 Ton Sampah, Wabup Gamalis Khawatir TPA Bujangga Tak Mampu Menampung

Setiap Hari Berau Hasilkan 150 Ton Sampah, Wabup Gamalis Khawatir TPA Bujangga Tak Mampu Menampung

Produksi sampah Berau mencapai 150 ton per hari. Wabup Gamalis soroti ancaman kelebihan kapasitas TPA Bujangga dan keterbatasan TPS3R.

Rempah Pelaut di Tepian Sungai Segah Berau, Usaha Minuman Tradisional dari Resep Warisan Keluarga

Rempah Pelaut di Tepian Sungai Segah Berau, Usaha Minuman Tradisional dari Resep Warisan Keluarga

Hegar merintis Rempah Pelaut di Berau, mengolah resep warisan keluarga menjadi usaha minuman tradisional dengan harga mulai Rp 15 ribu.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer