Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BI-Rate Naik Lagi: Mengapa Ini Justru Kabar Baik bagi UMKM?

R
Penulis: Redaksi KP❯

 


Advertisement

Atik Purmiyati.
Atik Purmiyati.

 

Oleh:

Advertisement

Atik Purmiyati
Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga, Departemen Ilmu Ekonomi, Divisi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Laboratorium Pengembangan Ekonomi Pembangunan (LPEP FEB UNAIR).

KENAIKAN suku bunga acuan Bank Indonesia (BI-Rate) hampir selalu disambut dengan kekhawatiran. Dunia usaha umumnya mengaitkannya dengan biaya pinjaman yang lebih mahal, perlambatan investasi, hingga menurunnya aktivitas ekonomi. Namun, apakah kenaikan BI-Rate selalu menjadi kabar buruk bagi pelaku usaha, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)?

Jawabannya belum tentu.

Advertisement

Di tengah ketidakpastian ekonomi global sepanjang Juni 2026, Bank Indonesia mengambil langkah menaikkan BI-Rate dua kali berturut-turut hingga mencapai 5,75 persen. Kebijakan tersebut ditempuh untuk memperkuat nilai tukar rupiah, menjaga inflasi tetap terkendali, serta mempertahankan stabilitas sistem keuangan nasional.

Sekilas, keputusan ini memang terlihat membebani dunia usaha. Akan tetapi, jika dilihat lebih dalam, stabilitas nilai tukar yang dihasilkan justru memberikan manfaat yang jauh lebih besar bagi sebagian besar pelaku UMKM.

Kurs Lebih Menentukan daripada Bunga Kredit

Bagi banyak UMKM, persoalan terbesar bukanlah kenaikan bunga pinjaman, melainkan fluktuasi nilai tukar rupiah.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Inflasi Kaltim Diprediksi Naik pada Triwulan III, Pasokan Pangan dan Permintaan Jadi Risiko

Inflasi Kaltim Diprediksi Naik pada Triwulan III, Pasokan Pangan dan Permintaan Jadi Risiko

BI Kaltim prediksi inflasi naik pada triwulan III 2026. Simak faktor risiko pasokan pangan, permintaan agenda nasional, dan antisipasinya.

IKN Buka Peluang Investasi Perdagangan hingga Pariwisata, BI Dorong Sumber Ekonomi Baru Kaltim

IKN Buka Peluang Investasi Perdagangan hingga Pariwisata, BI Dorong Sumber Ekonomi Baru Kaltim

BI Kaltim mendorong ekonomi baru lewat investasi IKN. Sektor perdagangan hingga pariwisata jadi fokus utama di Mahakam Investment Forum 2026

Inflasi Kaltim Turun Jadi 3,20 Persen, Harga Emas Perhiasan Anjlok 7,21 Persen

Inflasi Kaltim Turun Jadi 3,20 Persen, Harga Emas Perhiasan Anjlok 7,21 Persen

Inflasi Kaltim turun ke 3,20 persen pada triwulan II 2026. Penurunan dipicu berakhirnya masa lebaran dan anjloknya harga emas perhiasan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer