
Oleh:
Silvia Rahmadina
Inspektur Kota Balikpapan
ADA perbedaan antara melakukan sesuatu karena takut diawasi dan melakukannya karena menyadari bahwa hal tersebut memang benar. Ketika ada orang yang melihat, keduanya mungkin menghasilkan perilaku yang sama. Namun, ketika tak seorang pun mengawasi, apakah kita tetap akan bertindak dengan cara yang sama? Nilai apa yang sesungguhnya mendorong tindakan kita?
Pertanyaannya sederhana: siapa kita ketika tidak ada yang mengawasi?
Dalam penyelenggaraan pemerintahan, kepatuhan terhadap aturan merupakan fondasi yang harus dijaga. Prosedur perlu dijalankan, dokumen administrasi harus dipenuhi, dan pertanggungjawaban wajib disampaikan. Pengawasan diperlukan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan.
Namun, pemerintahan yang baik tidak cukup dibangun hanya dengan memastikan setiap aturan dipatuhi. Lebih dari itu, dibutuhkan kesadaran untuk melakukan hal yang benar, bukan semata-mata karena ada aturan atau pengawasan.
Integritas tidak hanya tercermin dari kepatuhan yang terlihat, tetapi juga dari pilihan-pilihan kecil dalam keseharian. Nilainya bukan sekadar diukur ketika seseorang berada dalam pengawasan. Integritas justru tampak dari keputusan yang diambil saat tidak ada yang mengingatkan, mengawasi, atau mengetahui tindakan kita.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


