Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berdamai dengan Realitas: Menurunkan Ekspektasi Kuliah Bukan Berarti Kalah

Romdani.
Penulis: Romdani.❯
Rafifah Azzahrah
Rafifah Azzahrah

Advertisement

Oleh: 

Rafifah Azzahrah

Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unmul

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID-Bagi sebagian orang, bangku perkuliahan adalah ruang untuk mewujudkan harapan. Namun, bagaimana jika ruang itu justru menjadi tempat kita belajar merelakan?

Merelakan program studi yang selama bertahun-tahun diimpikan rasanya seperti mengalami patah hati yang paling sunyi.

Advertisement

Keputusan untuk tetap kuliah di program studi yang tidak pernah direncanakan bukanlah bentuk kegagalan. Sebaliknya, itu adalah keberanian untuk berdamai dengan realitas.

Realitas seleksi masuk perguruan tinggi memang kerap menjadi ujian mental yang berat. Data resmi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 menunjukkan bahwa dari 806.242 siswa di seluruh Indonesia yang mendaftar melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), hanya 178.981 siswa yang dinyatakan lolos.

Artinya, lebih dari 627.000 siswa harus menelan kekecewaan sejak tahap awal. Gelombang kekecewaan itu berlanjut pada jalur Ujian Tulis Berbasis Komputer–Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT).

Jumlah pendaftar mencapai 871.496 peserta, sementara kursi yang tersedia terbatas. Hanya 256.369 peserta yang berhasil lolos.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bupati PPU Ingin Kantor Pemerintahan Terasa seperti Tempat Wisata, Ini Rencana Penataannya

Bupati PPU Ingin Kantor Pemerintahan Terasa seperti Tempat Wisata, Ini Rencana Penataannya

Pemkab PPU ingin menyulap kawasan perkantoran menjadi lebih asri layaknya tempat wisata. Penataan diawali dengan identifikasi status lahan

LAPSUS: Sentralisasi Anggaran dari Pemerintah Pusat Mengancam Pembinaan Atlet di Daerah

LAPSUS: Sentralisasi Anggaran dari Pemerintah Pusat Mengancam Pembinaan Atlet di Daerah

Sentralisasi anggaran dinilai mengancam pembinaan atlet dan fasilitas olahraga daerah. Pemusatan PON di Jakarta juga jadi sorotan.

Dari Memilah Sampah hingga Menjadi Emas, Ini Program Pegadaian untuk Masyarakat Kalimantan

Dari Memilah Sampah hingga Menjadi Emas, Ini Program Pegadaian untuk Masyarakat Kalimantan

Pegadaian mendorong bank sampah di Kalimantan naik kelas. Sampah kini diarahkan bernilai ekonomi sekaligus membuka peluang menabung emas.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer