Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pembelajaran dari Changi

O
Penulis: Opini❯
Erny Yulianty Silalahi

Advertisement

Oleh: Erny Yulianty Silalahi R, S.Sos., MTHEM

(Pejabat Fungsional Dinas Pariwisata Kalimantan Timur)

SINGAPURA seakan tidak pernah kehabisan ide untuk terus berinovasi. Negara yang luas wilayahnya hanya seukuran Samarinda ini konsisten menciptakan berbagai atraksi menarik. Upaya tersebut dilakukan untuk memperkuat posisinya sebagai hub, tidak hanya bagi bisnis, tetapi juga pariwisata.

Advertisement

Sebagai negara maju dengan peringkat ke-28 GDP tertinggi di dunia, Singapura didukung posisi strategis di jalur perdagangan dunia. Negara ini dikenal sebagai global hub, termasuk melalui Pelabuhan Singapura dan Bandara Changi yang telah 14 kali terpilih sebagai bandara terbaik di dunia (Skytrax, 2026).

Jika negara lain memiliki kekayaan wisata alam, sejarah, dan budaya, Singapura justru menyadari keterbatasan sumber daya tersebut. Karena itu, mereka mengandalkan potensi sumber daya manusia (SDM) dan teknologi sebagai modal untuk terus berinovasi. Fokusnya adalah menciptakan pengalaman (visitor experience) dan keterlibatan pengunjung (visitor engagement) yang berkesan.

Saya berkesempatan mengunjungi Bandara Changi sebagai bagian dari pembelajaran dalam program Training on Trends and Challenges in Tourism. Program ini diselenggarakan oleh Pemerintah Republik Singapura melalui Singapore Cooperation Programme.

Advertisement

Dalam kunjungan tersebut, saya belajar langsung bagaimana Changi Airport Group (CAG) mengembangkan bandara ini. Saat ini, pembangunan Terminal 5 tengah berlangsung di atas area seluas 1.080 hektare. Terminal tersebut direncanakan mampu menampung 90 hingga 140 juta penumpang setiap tahun pada 2030.

Dalam kunjungan itu, saya dan peserta lainnya dipandu oleh Ferand. Ia merupakan staf Airport Operations Development yang bertanggung jawab atas perancangan dan perencanaan ruang untuk meningkatkan kualitas pengalaman pengunjung. Ia menjelaskan bahwa prinsip tersebut tercermin dalam desain dan filosofi pengembangan Changi. Hasilnya dapat dirasakan langsung oleh setiap pengunjung yang memasuki kawasan bandara.

Inovasi dan Teknologi sebagai Masa Depan Changi

Pengelola Changi memastikan seluruh fasilitas bandara terus dikembangkan untuk mendukung kenyamanan perjalanan penumpang. Mulai dari area keberangkatan, ruang tunggu, fasilitas pemeriksaan, imigrasi, hingga berbagai fasilitas pendukung lainnya. Seluruhnya merupakan titik pelayanan utama penumpang (key passenger touchpoint).

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pembiayaan KUR dan UMi di Kaltim Terus Bergulir, Debitur Tembus 54 Ribu

Pembiayaan KUR dan UMi di Kaltim Terus Bergulir, Debitur Tembus 54 Ribu

Penyaluran KUR dan UMi di Kaltim capai 54 ribu debitur hingga September 2026. Simak realisasi total pembiayaan APBN bagi pelaku usaha.

Jangkau 7 Daerah di Kaltim, OJK Sebut Pembiayaan BIMA ETAM UMKM Tembus Rp 27,83 Miliar

Jangkau 7 Daerah di Kaltim, OJK Sebut Pembiayaan BIMA ETAM UMKM Tembus Rp 27,83 Miliar

Program BIMA ETAM OJK Kaltim-Kaltara fasilitasi pembiayaan 551 UMKM dengan plafon Rp27,83 miliar di 7 daerah.

Akses Kredit Murah Makin Diminati, Pengajuan KURKaltim.com Tembus Rp72,8 Miliar

Akses Kredit Murah Makin Diminati, Pengajuan KURKaltim.com Tembus Rp72,8 Miliar

KURKaltim.com catat pengajuan Rp72,8 miliar hingga Agustus 2026. Akses pembiayaan digital makin diminati 771 debitur UMKM di Kaltim.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer