Oleh:
Rusdiansyah Aras
Ketua KONI Kaltim
KALTIMPOST.ID - Waktu itu memang suka tidak terasa. Tahu-tahu, sudah lebih dari empat tahun—tepatnya empat tahun dua bulan—saya diberi amanah memimpin KONI Kalimantan Timur.
Kalau dipikir-pikir, tempat ini bukan sekadar kantor. Buat saya, KONI Kaltim itu seperti “sekolah kehidupan”. Tempat belajar yang lengkap—kadang menyenangkan, kadang juga menguji kesabaran.
Saya ini orang media. Mulai jadi jurnalis sejak Januari 1988 di SKH ManuntunG, yang sekarang jadi Kaltim Post. Pernah juga dipercaya jadi direktur cukup lama. Waktu itu saya sempat merasa sudah cukup paham soal kepemimpinan.
Ternyata, saya keliru.
Masuk ke dunia olahraga, rasanya beda sekali. Mengelola KONI Kaltim itu seperti mengemudikan kapal besar, dengan awak yang latar belakangnya beragam. Cara berpikir beda, karakter beda, bahkan ego sektoral juga ada.
Di situ saya belajar lagi—belajar memahami orang, membaca situasi, dan menahan diri. Untungnya, bekal dari dunia pers cukup membantu. Saya jadi lebih mudah menangkap “frekuensi” masing-masing.
Walaupun berbeda-beda, kami punya satu tujuan yang sama: bagaimana olahraga Kalimantan Timur bisa berprestasi dan disegani, terutama di level nasional di luar Pulau Jawa.
Dan saya harus jujur, di tengah segala dinamika itu, justru rasa kebersamaan yang paling terasa. Itu yang bikin Kaltim tetap punya nama di olahraga nasional.
Saya pribadi bangga bisa berada di tengah orang-orang hebat. Mereka ini bukan orang biasa. Mereka adalah patriot olahraga yang rela meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk daerah.
Tapi saya juga sadar, saya bukan pemimpin yang sempurna.
Baca Juga: 160 Pokir DPRD Kaltim Terancam Menguap, Muhammad Samsun Tagih Komitmen Gubernur Rudy Mas’ud
Pasti ada keputusan yang kurang pas. Ada ucapan yang mungkin menyinggung. Ada sikap yang tidak berkenan. Bahkan mungkin ada kebijakan yang tidak memuaskan semua pihak.
Kalau itu terjadi, saya minta maaf. Sungguh.
Buat saya, jabatan itu ada masanya. Tapi dedikasi tidak berhenti di situ. Nanti, kalaupun saya tidak lagi di posisi ini, saya tetap orang yang sama: jurnalis, dan bagian dari dunia olahraga.
Terima kasih untuk semua pengurus KONI Kaltim yang sudah berjuang bersama. Kita sudah melewati banyak hal.
Dan ke depan, saya cuma berharap satu: teruslah melaju, terus berprestasi. Kaltim harus tetap disegani.
Samarinda, 31 Maret 2026. (*)
Editor : Ery Supriyadi