Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jangan Sepelekan Cuaca Panas, Ini Komponen Mobil yang Wajib Diperiksa

A
Penulis: Ari Arief❯
Ilustrasi komponen kendaraan roda empat yang perlu diwaspadai selama musim panas.(generate ai)
Ilustrasi komponen kendaraan roda empat yang perlu diwaspadai selama musim panas.(generate ai)

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Cuaca panas terik yang melanda sejumlah wilayah belakangan ini tidak hanya memicu rasa tidak nyaman bagi pengemudi dan penumpang, tetapi juga memberikan beban kerja ekstra pada kendaraan. Paparan suhu ekstrem, terlebih saat kendaraan terjebak kemacetan lalu lintas, memaksa berbagai komponen mobil bekerja jauh lebih keras dari biasanya.

Tanpa perawatan dan pemeriksaan yang tepat, kondisi ini berpotensi menurunkan performa kendaraan hingga memicu kerusakan fatal di jalan. Dikutip dari laman resmi Daihatsu, Sabtu (19/9), pemilik kendaraan diimbau memberikan perhatian ekstra pada sejumlah komponen vital yang paling rentan terdampak suhu tinggi.

1. Radiator dan Cairan Coolant Sistem pendingin menjadi garda terdepan penajaga temperatur mesin. Saat cuaca panas, radiator bekerja ekstra keras membuang panas. Pastikan volume dan kondisi coolant sesuai rekomendasi pabrikan. Penggunaan air biasa atau volume coolant yang minim dapat menurunkan efektivitas pendinginan dan memicu overheat.

2. Oli Mesin Suhu lingkungan yang tinggi mempercepat penurunan kualitas dan kekentalan oli, terutama dalam kondisi kemacetan panjang. Ketika pelumasan melemah, gesekan antarkomponen meningkat. Lakukan penggantian oli secara disiplin sesuai jadwal dan spesifikasi pabrikan.

3. Ban Mobil Asphalt jalanan yang membara meningkatkan tekanan udara di dalam ban. Selalu cek tekanan angin saat kondisi ban masih dingin. Hindari hanya mengandalkan pantauan visual karena tekanan yang tidak presisi memicu keausan tidak merata serta membahayakan kendali kendaraan.

4. Sistem AC Kabin Kompresor AC bekerja lebih lama demi mempertahankan suhu sejuk di kabin. Cek dan bersihkan filter kabin secara berkala agar aliran udara tetap optimal dan tidak menimbulkan bau tidak sedap.

5. Aki Mobil Terik matahari mempercepat penguapan cairan elektrolit pada aki basah. Jika dibiarkan, daya simpan dan suplai listrik akan merosot hingga menyebabkan aki soak. Cek level cairan dan kebersihan terminal aki secara rutin.

6. Cat dan Material Interior Paparan sinar ultraviolet (UV) berkepanjangan dapat memudarkan warna cat eksterior serta merusak material dashboard, panel plastik, hingga jok hingga retak atau mengapur. Gunakan sunshade pada kaca depan saat memarkir kendaraan di area terbuka.

7. Karet Wiper Panas dari kaca depan membuat material karet wiper cepat mengeras dan getas. Segera ganti karet wiper jika mulai berdecit, meninggalkan garis air, atau tidak menyapu kaca secara sempurna untuk mengantisipasi hujan mendadak.

Advertisement
Editor : Thomas Priyandoko
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

HP Kemasukan Air? Jangan Rendam di Beras, Berisiko Rusak Komponen

HP Kemasukan Air? Jangan Rendam di Beras, Berisiko Rusak Komponen

Ponsel basah direndam beras? Mitos ini justru berisiko merusak komponen HP akibat masuknya serbuk halus.

Bikin Nasi Goreng Pakai Nasi Sisa Semalam, Apakah Manfaat Gula Darah Tetap Ada? Ini Kata Ahli Gizi

Bikin Nasi Goreng Pakai Nasi Sisa Semalam, Apakah Manfaat Gula Darah Tetap Ada? Ini Kata Ahli Gizi

Nasi dingin digoreng kembali tetap memiliki pati resisten tahan panas. Kuncinya, batasi minyak dan bumbu serta tambahkan sayur dan protein.

Kamar Gerah Bikin Sulit Tidur? Ini 6 Langkah Praktis Atasi Insomnia Akibat Cuaca Panas

Kamar Gerah Bikin Sulit Tidur? Ini 6 Langkah Praktis Atasi Insomnia Akibat Cuaca Panas

Suhu panas bikin sulit tidur? Simak 6 cara praktis dari ahli untuk mendinginkan tubuh dan kamar agar tidur tetap nyenyak.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer