Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Awas Keliru! Ini 3 Mitos Perawatan Motor Matic yang Bikin Rusak

I
Penulis: Ilmidza❯
Mitos perawatan motor matic yang bikin jadi rusak.
Mitos perawatan motor matic yang bikin jadi rusak.

Advertisement

KALTIMPOST.ID, ​Banyak pemilik motor matic yang masih terbiasa menerapkan tips perawatan dari mulut ke mulut tanpa tahu kebenarannya secara teknis. Padahal, kebiasaan salah kaprah yang beredar di masyarakat tersebut tidak hanya menguras isi dompet, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan berkendara.

​Berikut tiga mitos perawatan skutik yang paling sering dipercaya beserta fakta teknis di baliknya:

​1. Memanaskan Mesin Injeksi Cukup 1 Hingga 2 Menit

Advertisement

​Sebagian orang mengira memanaskan motor matic harus memakan waktu hingga 15 menit agar oli dapat melumasi seluruh komponen mesin. Padahal, kebiasaan ini merupakan peninggalan era motor berkarburator.

​Pada sepeda motor berteknologi injeksi modern, pompa oli dirancang langsung memutar dan meratakan pelumas ke seluruh celah mesin hanya dalam tempo beberapa detik setelah dinyalakan. Memanaskan mesin cukup dilakukan selama 1 hingga 2 menit saja. Membiarkan mesin menyala tanpa dijalankan (idle) hingga belasan menit justru membuat konsumsi bensin terbuang sia-sia, memicu suhu mesin cepat panas (overheat), dan menambah emisi gas buang.

​2. Mengurang Angin Ban Saat Hujan Justru Memicu Licin

Advertisement

​Anggapan bahwa tekanan angin ban perlu dikurangi saat melintasi jalanan basah agar daya cengkeram makin luas juga keliru besar. Alur atau garis pada ban memiliki fungsi utama memecah dan menyalurkan air ke luar saat melewati genangan.

​Jika tekanan angin sengaja dikurangi, profil ban akan melempem sehingga alurnya menyempit. Kondisi ini membuat fungsi pembuangan air terhambat dan memicu aquaplaning atau kondisi ban mengambang di atas lapisan air, yang berisiko tinggi membuat pengendara tergelincir. Tekanan angin ban wajib dijaga sesuai dengan ukuran standar pabrikan.

​3. Menggoyangkan Motor Saat Isi Bensin Tidak Ada Gunanya

​Kebiasaan menggoyang-goyangkan motor ke kanan dan kiri saat mengisi bensin dengan alasan agar tangki terisi penuh juga merupakan mitos. Bensin merupakan zat cair yang secara alami akan langsung mengalir dan mengisi seluruh sudut ruang kosong di dalam tangki, sementara udara di dalamnya otomatis terdesak keluar.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Ini Waktu Ideal Ganti Oli Motor, Perhatikan Tandanya agar Mesin Selalu Prima

Ini Waktu Ideal Ganti Oli Motor, Perhatikan Tandanya agar Mesin Selalu Prima

Ketahui waktu ideal ganti oli motor agar mesin tetap awet. Kenali tanda oli harus diganti sebelum performa motor menurun drastis.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer