Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Paser Tambah Dua Kejuruan Pelatihan Sertifikasi di BLK pada 2026, Ini Daftarnya

M
Penulis: Muhammad Najib❯
BERMANFAAT: Pada 2026 ini ada 13 kejuruan pelatihan di UPTD BLK Paser.
BERMANFAAT: Pada 2026 ini ada 13 kejuruan pelatihan di UPTD BLK Paser.

KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser menambah jumlah kejuruan dalam program pelatihan bersertifikasi untuk tahun anggaran 2026.


Advertisement

Dari sebelumnya 11 kejuruan pada tahun 2025, kini menjadi 13 kejuruan yang disesuaikan dengan dinamika kebutuhan tenaga kerja di lapangan.

Peresmian program ini dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Paser Ikhwan Antasari dalam acara launching pelatihan sertifikasi 2026 di Ruang Rapat Sadurengas, Kantor Bupati Paser, Selasa (27/1/2026).

"Tahun ini menjadi 13 kejuruan pelatihan. Peningkatan ini menjadi dasar perhatian kami karena adanya dinamika di lapangan atau kebutuhan tenaga kerja yang terus berkembang," kata Ikhwan Antasari.

Advertisement

Ke-13 kejuruan yang dibuka tahun ini meliputi cleaning service, tata boga, administrasi perkantoran, sekuriti, barbershop, desain grafis, make up, mekanik alat pertanian, operator komputer, tata rias, mekanik motor injeksi, menjahit, hingga instalasi listrik.

Ikhwan menekankan bahwa pelatihan tahun ini tidak hanya mengejar dampak ekonomi, tetapi juga bertujuan membentuk branding individu yang mandiri, terutama di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Ia berharap peserta mampu melampaui kemampuan dasar komputer dan memanfaatkan teknologi untuk inovasi kreatif.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, Kepala UPTD BLK Paser Decy Mutia Suhartini, menjelaskan bahwa program tahun ini lebih menitikberatkan pada sistem swakelola dengan terjun langsung ke desa-desa.

Advertisement

"Kegiatan pelatihan berfokus membantu masyarakat desa. BLK tahun ini lebih banyak melaksanakan kegiatan langsung di desa-desa berdasarkan usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang)," kata Decy.

Tahapan program dimulai dari rekrutmen berdasarkan usulan dari pihak desa, Pelatihan berupa pelaksanaan teknis kejuruan di lokasi, dan Pemagangan berupa penempatan peserta pasca-pelatihan untuk penguatan keahlian.

Decy menambahkan bahwa target utama dari perluasan kejuruan dan sistem "jemput bola" ini adalah pengentasan angka kemiskinan di Kabupaten Paser dengan berpatokan langsung pada kebutuhan riil masyarakat pedesaan. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Disdikbud Kubar dan PT BEK Bekali 60 Guru dengan Pelatihan Public Speaking   

Disdikbud Kubar dan PT BEK Bekali 60 Guru dengan Pelatihan Public Speaking  

Disdikbud Kubar bersama PT Barinto Ekatama (BEK) menggelar pelatihan public speaking dan pembangunan motivasi positif guru.

Diskes Kutim Akan Gelar Pelatihan Higiene Sanitasi bagi Pengelola Depot Air Minum

Diskes Kutim Akan Gelar Pelatihan Higiene Sanitasi bagi Pengelola Depot Air Minum

Diskes Kutim akan menggelar pelatihan higiene sanitasi bagi pemilik, penanggung jawab, dan operator depot air minum.

Gaya Hidup Ngopi Meningkat, Paser Cetak Puluhan Barista Andal

Gaya Hidup Ngopi Meningkat, Paser Cetak Puluhan Barista Andal

Disporapar Kabupaten Paser menggelar pelatihan dan sertifikasi profesi barista di Ballroom Knufa Coffee pada Selasa (20/10/2026).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer