Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kejar Zero Kemiskinan Ekstrem, Bupati Paser Tekankan Akurasi Data DTSEN 2026

MA
DATA: Pemkab Paser menggelar rapat pemutakhiran data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN) dengan berbagai stakeholder, Kamis (9/4/2026).
DATA: Pemkab Paser menggelar rapat pemutakhiran data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN) dengan berbagai stakeholder, Kamis (9/4/2026).

Advertisement

KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT – Pemerintah Kabupaten Paser menunjukkan komitmen serius dalam menuntaskan persoalan kemiskinan. Bertempat di Pendopo Lou Bepekat, Kamis (9/4/2026), Pemkab Paser menggelar Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kabupaten Paser Tahun 2026.

Rapat strategis ini dipimpin Bupati Paser dr Fahmi Fadli dan dihadiri oleh jajaran instansi vertikal seperti Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kejaksaan Negeri Paser, hingga seluruh kepala desa dan lurah se-Kabupaten Paser.

Advertisement

Dalam sambutannya, Fahmi memaparkan tren positif angka kemiskinan di Bumi Daya Taka. Berdasarkan data tahun 2025, angka penduduk miskin di Kabupaten Paser berhasil ditekan dari 8,63 persen menjadi 8,13 persen. Meski menunjukkan kinerja program yang berjalan baik, Fahmi mengingatkan bahwa perjuangan belum usai.

"Kita perlu memberikan perhatian bersama karena tingkat kemiskinan ekstrem di Kabupaten Paser masih berada di angka 0,87 persen. Komitmen kita jelas, menghapus kemiskinan ekstrem hingga 0 persen. Hal ini hanya bisa dicapai melalui sinergi lintas sektor dan pemutakhiran data by name by address (BNBA) yang akurat," kata Fahmi.

Mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025, DTSEN merupakan instrumen utama untuk mengoptimalkan pengentasan kemiskinan agar program pemerintah tepat sasaran. Bupati menegaskan bahwa pembangunan yang berkualitas harus diawali dari data yang berkualitas pula.

Advertisement

Untuk memastikan akurasi tersebut, Pemkab Paser bersinergi erat dengan BPS yang akan melakukan sensus ekonomi. Sensus ini diharapkan mampu memberikan gambaran ekonomi yang utuh sekaligus memperbaiki basis data DTSEN.

"Data yang valid, akurat, dan akuntabel bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan gambaran hidup nyata keluarga kita yang membutuhkan uluran tangan. Ini adalah tanggung jawab moral kita semua untuk memastikannya melalui verifikasi lapangan yang cermat," tambahnya.

Berdasarkan data Bappenas per 1 April 2026, tercatat masih ada warga Paser yang masuk dalam kategori Desil 1: 6.455 keluarga (19.811 jiwa) dan Desil 2: 7.453 keluarga (25.322 jiwa).

Angka yang dinamis ini menjadi tugas utama Dinas Sosial untuk melakukan pemutakhiran dan verifikasi faktual. Fahmi meminta seluruh elemen—mulai dari tingkat OPD, camat, kepala desa, hingga Ketua RT/RW—untuk menutup celah kesalahan data dan meminimalisir pendataan ganda.

Fahmi berpesan agar seluruh proses pemutakhiran data dilakukan secara transparan dan akuntabel. Hal ini penting untuk membangun kepercayaan publik serta memastikan bantuan sosial jatuh ke tangan yang benar-benar berhak.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Paser Nyatakan Siap Gelar Porprov VIII Kaltim 2026, Gubernur Tekankan Akomodasi dan Kesehatan   

Paser Nyatakan Siap Gelar Porprov VIII Kaltim 2026, Gubernur Tekankan Akomodasi dan Kesehatan  

Bupati Paser Fahmi Fadli melaporkan kesiapan tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim 2026 kepada Gubernur Kaltim.

Jelang Porprov VIII Kaltim, Bupati Fahmi Pastikan Venue Siap dan Imbau Masyarakat Aktif

Jelang Porprov VIII Kaltim, Bupati Fahmi Pastikan Venue Siap dan Imbau Masyarakat Aktif

Bupati Paser Fahmi Fadli tinjau kesiapan venue Porprov VIII Kaltim 2026. Sebagian besar fasilitas olahraga telah rampung 100 persen.

PTMSI Kaltim Bidik Emas di PON 2028, Siap Sokong Target Tiga Besar Nasional

PTMSI Kaltim Bidik Emas di PON 2028, Siap Sokong Target Tiga Besar Nasional

Ketua PTMSI Kaltim, Fahmi Fadli, targetkan medali emas PON 2028 demi dukung Kaltim masuk tiga besar nasional.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer