Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Forkopimda Paser Gelar Salat Istisqa dan Berdoa Agar Hujan Segera Turun

M
Penulis: Muhammad Najib❯
DOAKAN: Solat Istisqa dilaksanakan di Paser sebagai ikhtiar agar hujan bisa turun, Senin (24/8). (Najib/KP)
DOAKAN: Solat Istisqa dilaksanakan di Paser sebagai ikhtiar agar hujan bisa turun, Senin (24/8). (Najib/KP)

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT – Forkopimda Kabupaten Paser menggelar
Salat Istisqa berjamaah pada pukul 07.30 Wita, sebagai bentuk sinergi dan merespons dampak fenomena El Nino yang memicu penurunan curah hujan di wilayah Kabupaten Paser.

Salat dihelat di halaman Polres Paser, Senin (24/8). Sebanyak kurang lebih 200 jamaah khusyuk mengikuti rangkaian ibadah. Bertindak selaku imam adalah Ustaz Muhammad As'ad. Dalam khutbahnya, As'ad mengajak seluruh jamaah untuk memperbanyak istighfar, bersedekah, dan memohon ampunan kepada Allah SWT agar segera diturunkan hujan.

Kapolres Paser AKBP Sofyan menyampaikan, bahwa doa bersama itu dipanjatkan khusus agar Allah SWT menurunkan hujan.

"Kami berharap hujan segera turun untuk membasahi lahan-lahan kering dan membantu memadamkan titik api kebakaran hutan dan lahan yang mulai muncul di wilayah Kalimantan Timur, khususnya di Kabupaten Paser," ungkapnya. 

Advertisement

Kapolres menegaskan, selain ikhtiar langit melalui doa, Polres Paser juga terus mengintensifkan patroli dan sosialisasi pencegahan Karhutla bersama TNI, BPBD, dan masyarakat.

Wakil Bupati Paser Ikhwan Antasari menyampaikan apresiasi inisiasi Polres Paser dalam menggelar ibadah tersebut. Dia menegaskan pentingnya menyeimbangkan langkah teknis di lapangan dengan pendekatan spiritual.​

"Alhamdulillah kita melaksanakan salat Istisqa, yaitu salat minta hujan. Itu bentuk ikhtiar kita, artinya selain kita melaksanakan penanganan secara teknis, tentunya kita tidak lepas dari doa maupun permintaan kepada Allah SWT," kata Ikhwan Antasari. 

Dia berharap melalui doa dan ikhtiar bersama ini, wilayah Kabupaten Paser segera diguyur hujan berkah untuk mengatasi kekeringan serta memadamkan titik-titik api akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).​

"Semoga apa yang kita hajatkan pada hari ini, kita meminta hujan mudahan bisa dikabulkan. Sehingga air hujan yang turun ini bisa bermanfaat dan bisa mengendalikan kondisi selama musim kemarau ini, serta beberapa titik api kebakaran hutan dan lahan bisa teratasi," katanya. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

OMC Jadi Langkah Terbaru Pemkot Hadapi Kemarau Panjang

OMC Jadi Langkah Terbaru Pemkot Hadapi Kemarau Panjang

Pemkot Samarinda segera menggunakan pendekatan berbasis sains melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Yayasan Pendidikan Islam Kaltim Gelar Salat Istisqa dan Maulid Nabi Muhammad SAW Berjalan Khidmat

Yayasan Pendidikan Islam Kaltim Gelar Salat Istisqa dan Maulid Nabi Muhammad SAW Berjalan Khidmat

YPI Kaltim menggelar Salat Istisqa dan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan khidmat, diikuti guru, siswa, serta keluarga besar yayasan.

Menghadapi Kemarau Panjang, Ini Deretan Doa Meminta Hujan Beserta Ikhtiar Sesuai Sunnah

Menghadapi Kemarau Panjang, Ini Deretan Doa Meminta Hujan Beserta Ikhtiar Sesuai Sunnah

Kemarau panjang? Simak doa meminta hujan dan amalan yang dapat dilakukan umat Islam saat air mulai sulit didapat. Baca selengkapnya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer