
KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT – Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Paser menggelar sosialisasi keselamatan berlalu lintas sekaligus pemutihan pajak kendaraan. Kegiatan dalam rangkaian Operasi Patuh Mahakam 2026 ini berlangsung di kawasan Perempatan Lampu Merah Arizona, Tanah Grogot, Jumat (30/10/2026).
Kolaborasi ini melibatkan Satlantas Polres Paser, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), dan PT Jasa Raharja (Persero). Kasat Lantas Polres Paser, AKP Weny Wahyuningsih, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
Baca Juga: MUI Pusat Desak Polri Klarifikasi Penggerebekan Pesantren di Sukoharjo dan Minta Propam Turun Tangan
"Kami juga membagikan helm dan stiker kepada masyarakat agar warga lebih tahu bahwa kami sedang melaksanakan Operasi Patuh Mahakam 2026," kata Weny.
Selain menekan angka kecelakaan, kegiatan ini dimanfaatkan untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui program pemutihan pajak kendaraan. Kepala UPTD PPRD Bapenda Paser, Donny Marisya, menjelaskan program ini berlaku bagi wajib pajak yang menunggak tahun sebelumnya maupun tahun berjalan.
Program pemutihan pajak ini berlangsung mulai 21 Oktober hingga 22 November 2026. Donny mencatat, sejauh ini baru sekitar 2.000 pengendara yang memanfaatkan layanan tersebut.
"Sebelumnya terbukti saat kami melaksanakan sosialisasi, banyak ditemukan kendaraan yang plat nomornya mati, belum melakukan registrasi, dan pajaknya belum dibayar," ujar Donny.
Penanggung Jawab Jasa Raharja Wilayah Paser, Iqbal Maulana Prastio, menekankan pentingnya penggunaan helm dan sabuk pengaman untuk meminimalisasi fatalitas. Jasa Raharja juga menyatakan komitmen untuk menyalurkan santunan bagi korban kecelakaan.
Baca Juga: Optimalkan Sinergi Pengawasan, Imigrasi Balikpapan Satukan Langkah Lintas Instansi di Paser
"Kami mendata angka kecelakaan dari tahun lalu dibandingkan tahun sekarang di Kabupaten Paser mengalami penurunan. Namun, kami tidak lekas berpuas diri dan akan terus melaksanakan sosialisasi agar angka kecelakaan dapat terus dihindari," tambah Iqbal. (*)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




