KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT–Untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2026, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Paser melalui Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Kabupaten Paser akan menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak.
Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Paser Budy Hartika EP menyampaikan, kegiatan itu merupakan langkah strategis pemerintah mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok yang biasanya terjadi menjelang hari besar keagamaan.
Kegiatan GPM tidak hanya sekadar pasar murah, namun juga menjadi instrumen pemerintah dalam mengendalikan angka inflasi daerah, khususnya di sektor volatile foods (bahan pangan yang harganya bergejolak).
"Lokasi Gerakan Pangan Murah di Outlet Pangan Kita Jalan R A Kartini Kecamatan Tanah Grogot pada Jumat 13 Februari mulai pukul 08.00 Wita," kata Budi, Kamis (12/2).
Rencananya di momen lain saat Ramadan bakal ada kembali kegiatan GPM. Budy berharap masyarakat dapat memanfaatkan momen ini untuk memenuhi kebutuhan dapur dengan harga yang lebih terjangkau.
Kehadiran Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dari Bulog dan Beras Fortivit menjadi pilihan bagi warga yang menginginkan pangan berkualitas dengan harga terkendali.
"Ada tabung gas elpiji 3 kilogram sebanyak 160 tabung juga disediakan Disperindagkop UKM besok," kata Budi.
Komoditas protein seperti Ikan Kakap, Udang Putih, Cumi-cumi, dan Ikan Bawal juga ada. Selain itu juga ada beberapa UMKM yang membawa produk olahan lokal.
Stok di Gerakan Pangan Murah Paser, Jumat (13/2/2026).
Beras SPHP: Rp 58.000
Beras Kita: Rp 77.000
Minyak Goreng MINYAKITA: Rp 15.700
Gula putih: Rp 17.500
Telur: Rp 50.000/Rak
Daging Sapi Beku: Rp 120. 000 per kilogram.
Beras Fortivit: Rp 23.000 per kg.
Editor : Dwi Restu A