TANAH GROGOT – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Paser meningkatkan pengamanan di sejumlah titik rawan aksi balap liar selama Ramadan 1447 Hijriah. Langkah ini diambil guna menjaga ketertiban umum dan menjamin keselamatan masyarakat di wilayah Kabupaten Paser.
Kasat Lantas Polres Paser, AKP Weny Wahyuningsih, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memetakan lima lokasi utama yang kerap dijadikan arena balap liar oleh para remaja. Titik-titik tersebut meliputi Jalan Kusuma Bangsa Kilometer 5 Tanah Grogot, Jalan Jenderal Sudirman, Kawasan belakang RSUD Panglima Sebaya, Area Stadion Sadurengas, dan Desa Padang Pengrapat.
"Setelah sahur, anggota sudah mulai berjaga di titik-titik tersebut. Petugas proaktif melakukan pengawasan agar aksi balap liar bisa dicegah sejak dini," ujar AKP Weny di Tanah Grogot, Kamis (5/3/2026).
Selain waktu subuh, pengamanan juga diperketat pada jam-jam rawan lainnya, seperti saat pelaksanaan Shalat Jumat dan setelah Salat Tarawih. Personel gabungan dari Satlantas, Sabhara melalui patroli blue light, hingga jajaran Polsek disiagakan untuk memastikan ruang publik dan lokasi ibadah tetap kondusif.
Polres Paser memilih pendekatan yang lebih persuasif ketimbang penindakan hukum yang kaku. Mengingat mayoritas pelaku balap liar adalah kalangan pelajar, polisi meminimalisir pemberian sanksi tilang.
"Sanksinya, kami panggil orang tua mereka untuk memberikan nasihat dan pembinaan kepada anaknya. Kami berharap pendekatan humanis ini memberikan efek jera dan mendorong peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak," jelas Weny.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa komitmen pengamanan ini tidak hanya berhenti selama bulan Ramadan, namun akan terus berlanjut hingga setelah Idulfitri. Hal ini dilakukan demi menekan angka pelanggaran lalu lintas serta mencegah kecelakaan fatal akibat aksi balap liar di jalan raya. (*)
Editor : Sukri Sikki