Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terima Lima Unit Drone Seeder, Dinas Pertanian PPU Perkuat Modernisasi Pertanian tapi Harus Begini Dulu

Ahmad Maki
Penulis: Ahmad Maki❯
Kepala Dinas Pertanian PPU-Andi Trasodiharto
Kepala Dinas Pertanian PPU-Andi Trasodiharto


PENAJAM—Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus mendorong modernisasi alat dan mesin pertanian (alsintan) guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi sektor pertanian.


Advertisement

Terbaru, Dinas Pertanian (Distan) PPU menerima bantuan lima unit drone seeder dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Menurut Kepala Distan PPU Andi Trasodiharto menyampaikan, dukungan drone seeder menjadi langkah besar dalam upaya pencegahan dan pengendalian hama.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman. Saat ini kami telah menerima lima unit drone seeder. Selain untuk hama, drone itu sangat membantu untuk melakukan pencegahan dan pengendalian penyakit tanaman,” ujar Andi, Kamis (29/1).

Advertisement

Penggunaan drone jauh lebih efektif dibandingkan metode manual seperti hand sprayer yang memerlukan waktu lama dan tenaga lebih besar. Proses pengendalian hama dapat dilakukan lebih cepat dan merata.

“Dengan adanya drone ini, pengendalian dan pencegahan penyakit menjadi jauh lebih efisien. Itu luar biasa karena barangnya sudah ada dan siap digunakan di PPU,” katanya.

Namun, Andi menegaskan bahwa drone tersebut tidak akan langsung diserahkan kepada petani. Untuk menjamin keamanan dan efektivitas penggunaan, seluruh unit drone akan disimpan Distan PPU dan dioperasikan petani yang telah mengikuti pelatihan serta memiliki sertifikasi resmi.

Advertisement

“Petani akan kami latih terlebih dahulu sampai mendapatkan sertifikasi penggunaan drone. Pelatihan akan difasilitasi lembaga atau badan yang ditunjuk Kementerian Pertanian. Petani yang telah tersertifikasi itulah yang nantinya mengoperasikan drone,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, Distan PPU juga akan melakukan pendampingan melalui Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan tenaga teknis dari dinas.

Pendampingan bertujuan agar penggunaan teknologi drone benar-benar optimal dan tepat sasaran.

Lima unit drone seeder tersebut telah dibagi berdasarkan brigade pangan. Dari total 29 brigade pangan yang ada di PPU, saat ini baru lima brigade yang mendapatkan fasilitas drone, sehingga pembagiannya dilakukan secara bertahap dan strategis.

“Secara kebijakan, satu drone akan digunakan oleh beberapa brigade. Misalnya brigade 1 sampai 4 menggunakan satu drone, brigade 5 sampai 8 menggunakan satu drone, dan seterusnya. Nanti akan kami petakan dan tunjuk penanggung jawabnya,” ungkapnya.

Setiap kelompok akan memiliki operator inti dan operator cadangan yang telah dilatih dan disertifikasi.

"Dengan sistem tersebut, diharapkan pengendalian hama dan penyakit tanaman di wilayah PPU dapat dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan berkelanjutan," tutupnya. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Garda Revolusi Iran Sita Drone Bawah Laut AS di Selat Hormuz, Washington Buka Suara

Garda Revolusi Iran Sita Drone Bawah Laut AS di Selat Hormuz, Washington Buka Suara

Iran klaim sita drone bawah laut AS di Selat Hormuz. CENTCOM sebut alat itu model lama yang sudah rusak dan tak bawa data rahasia.

Atasi Kendala Gambut, Pembangunan Embung Lawe-Lawe Terus Dikebut   

Atasi Kendala Gambut, Pembangunan Embung Lawe-Lawe Terus Dikebut  

PUPR PPU tengah mengoptimalkan pengerjaan embung di kawasan Lawe-Lawe.

Jumlah Penduduk PPU 206 Ribu Jiwa, Dampak IKN Belum Signifikan

Jumlah Penduduk PPU 206 Ribu Jiwa, Dampak IKN Belum Signifikan

Penduduk PPU per 30 Juni 2026 tembus 206.938 jiwa, naik 1.400 jiwa dari akhir 2025. IKN di Sepaku belum picu lonjakan penduduk signifikan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer