Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bupati Mudyat Noor Tekankan Kepastian Batas Wilayah PPU dan IKN  

Ahmad Maki
Penulis: Ahmad Maki❯

Mudyat Noor bersama Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, memberikan saran terkait Pembahasan Rancangan Permendagri mengenai batas IKN.
Mudyat Noor bersama Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, memberikan saran terkait Pembahasan Rancangan Permendagri mengenai batas IKN.
 


Advertisement

 

JAKARTA — Proses penetapan batas wilayah antara Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus dimatangkan. Bupati PPU, Mudyat Noor, mengatakan finalisasi batas administratif IKN telah melalui proses panjang, mencakup kajian teknis, pengumpulan data, hingga verifikasi langsung di lapangan.

Ia menegaskan bahwa hampir seluruh wilayah Kecamatan Sepaku kini masuk dalam kawasan IKN. “Kejelasan batas ini sangat penting sebagai dasar administrasi pemerintahan dan pelayanan masyarakat, apalagi menjelang penetapan status daerah khusus IKN,” ujar Mudyat, usai menghadiri Rapat Pembahasan Rancangan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri), terkait batas IKN dengan PPU, Kutai Kartanegara (Kukar), dan Kota Balikpapan.

Advertisement

Pertemuan tersebut digelar Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Jakarta, Selasa (2/12/2025).

Mudyat Noor yang hadir bersama Sekda PPU Tohar, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Nicko Herlambang, Kepala BKAD PPU Muhajir, serta pejabat terkait lainnya, menyampaikan bahwa Pemkab PPU memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan IKN dan berharap dampaknya dirasakan secara merata oleh seluruh daerah penyangga.

“Kami mendukung 100 persen pembangunan IKN. Harapannya, daerah penyangga juga berkembang dan tidak tertinggal,” tegasnya.

Advertisement

Rapat pembahasan dipimpin Sekretaris Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan, Sri Purwaningsih, yang menyampaikan bahwa progres penyusunan batas wilayah telah menunjukkan perkembangan signifikan. Menurutnya, kesepakatan koordinat batas telah dirumuskan dalam berbagai pertemuan lintas daerah.

“Penyelesaian batas tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi harus dilakukan bersama dan saling mendukung,” ujar Sri.

Kesepakatan batas wilayah ini merupakan tindak lanjut dari hasil pertemuan pada 21 Oktober 2025, yang ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh kepala daerah penyangga dan Otorita IKN, Basuki Hadimuljono.

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud yang turut hadir, menyambut baik percepatan finalisasi batas tersebut. Ia meminta keterlibatan perangkat teknis daerah agar dokumen akhir tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

“Agar hasil akhirnya benar-benar tepat dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” katanya.

Selain membahas batas IKN, Rudy Mas'ud juga mengusulkan penyelesaian sejumlah batas wilayah lain di Kaltim, termasuk batas eksternal Mahakam Ulu.

Rapat tersebut turut dihadiri Kepala Biro POD Setdaprov Kaltim Siti Sugiyanti, dan Direktur Toponimi dan Batas Daerah, Raziras Rahmadillah, perwakilan Pemkab Kukar dan Pemkot Balikpapan. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Paser Nyatakan Siap Gelar Porprov VIII Kaltim 2026, Gubernur Tekankan Akomodasi dan Kesehatan   

Paser Nyatakan Siap Gelar Porprov VIII Kaltim 2026, Gubernur Tekankan Akomodasi dan Kesehatan  

Bupati Paser Fahmi Fadli melaporkan kesiapan tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim 2026 kepada Gubernur Kaltim.

Beredar Foto Sarapan di Marina Bay Sands, Diskominfo Pastikan Gubernur Kaltim Cek Kesehatan

Beredar Foto Sarapan di Marina Bay Sands, Diskominfo Pastikan Gubernur Kaltim Cek Kesehatan

Foto Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud di Singapura viral. Diskominfo Kaltim sebut kunjungan untuk medical check-up & kantongi izin Kemendagr

Bantuan Bedah Rumah Kaltim Dipatok Rp 25 Juta, Cek Alur Pengusulannya

Bantuan Bedah Rumah Kaltim Dipatok Rp 25 Juta, Cek Alur Pengusulannya

Pemprov Kaltim geser Rp 15 Miliar anggaran perumahan ke program rehab RTLH. Tiap rumah dapat bantuan Rp 25 juta

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer