Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Data Dapodik Tak Akurat, Disdikpora PPU Ingatkan Sekolah Bisa Kehilangan Bantuan

Ahmad Maki
Penulis: Ahmad Maki❯

Andi Singkerru
Andi Singkerru


Advertisement

KALTIMPOST.ID, PENAJAM – Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Penajam Paser Utara (Disdikpora) Penajam Paser Utara Andi Singkerru, menegaskan pentingnya akurasi dan sinkronisasi data pendidikan. Khususnya antara data pokok pendidikan (Dapodik) dan kondisi aktual di lapangan.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah meminta Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) untuk bersama-sama turun langsung ke lapangan melakukan pendataan. Menurutnya, jantung Disdikpora berada di bidang Dikdas sehingga validitas data harus benar-benar dijaga.

“Persoalan konektivitas antara dapodik dengan kondisi aktual di lapangan harus sinkron. Karena pemerintah pusat memberikan bantuan itu lebih banyak melihat data di dapodik,” ujar Andi, Rabu (25/2/2026).

Advertisement

Ia mencontohkan pada tahap ketiga tahun lalu, terdapat 27 sekolah yang menerima bantuan. Namun, enam sekolah di antaranya menolak bantuan karena data yang tercantum tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, termasuk adanya rumah dinas yang sudah tidak ada tetapi tetap tercatat dan mendapat alokasi bantuan.

Untuk itu, Andi meminta seluruh jajaran, termasuk kepala sekolah, aktif melakukan pembaruan dan pelaporan data secara berkala. Ia menegaskan bahwa jumlah siswa harus sesuai dengan kondisi riil dan wajib dilaporkan setiap enam bulan melalui dapodik.

“Perubahan data, termasuk mutasi siswa, harus segera dilaporkan dan dimasukkan ke dapodik. Itu menyangkut data penting seperti Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang diterbitkan dari pusat,” jelasnya.

Advertisement

Ia menerangkan, jika ada siswa yang pindah, maka datanya harus segera diperbarui agar NISN dapat dipindahkan ke sekolah tujuan. Begitu pula sebaliknya, siswa yang masuk harus segera tercatat agar tidak terjadi kekeliruan administrasi.

Andi berharap, dengan sinergi antara Disdikpora dan satuan pendidikan, ke depan tidak lagi terjadi ketidaksesuaian data yang berpotensi menghambat penyaluran bantuan dari pemerintah pusat.

“Mudah-mudahan dengan kita bersinergi, tidak lagi terjadi hal-hal yang unik atau ketidaksesuaian data di lapangan,” pungkasnya. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Luar Biasa! Wartawan Kaltim Post Anggi Praditha Borong Dua Medali Emas di Porwada Kaltim 2026

Luar Biasa! Wartawan Kaltim Post Anggi Praditha Borong Dua Medali Emas di Porwada Kaltim 2026

Anggi Praditha, wartawan Kaltim Post, borong dua emas PORWADA IV Kaltim 2026 dari lari 100 meter putri dan bulu tangkis ganda putri.

Siswa SMK 1 Balikpapan Kini Berpeluang Magang di Pengadilan Militer, Ini yang Akan Dipelajari

Siswa SMK 1 Balikpapan Kini Berpeluang Magang di Pengadilan Militer, Ini yang Akan Dipelajari

Pengadilan Militer IV-16 Balikpapan gandeng SMKN 1 membuka peluang PKL dan magang bagi siswa untuk memperkuat keterampilan dan disiplin.

Baru Pertama Ikut Porwada Kaltim, Wartawan Kaltim Post Bareng Pasangannya Langsung Sabet Medali Emas

Baru Pertama Ikut Porwada Kaltim, Wartawan Kaltim Post Bareng Pasangannya Langsung Sabet Medali Emas

Anggi Praditha dan Maya Sari raih emas bulu tangkis ganda putri PORWADA IV Kaltim 2026. Dua wartawan Balikpapan juara pada debut perdana.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer