Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ramadan 1447 H, Satpol PP PPU Intensifkan Pengawasan di Titik Rawan

Ahmad Maki
Penulis: Ahmad Maki❯

Ali Sapada Tubo
Ali Sapada Tubo


Advertisement

KALTIMPOST.ID, PENAJAM – Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) meningkatkan intensitas patroli selama Ramadan 1447 Hijriah untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Langkah ini disebut mulai menunjukkan hasil dengan berkurangnya sejumlah gangguan ketertiban di beberapa titik keramaian.

Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP PPU Ali Sapada Tubo menegaskan, bahwa fokus pengawasan diarahkan pada lokasi yang dinilai rawan konflik serta tempat yang kerap menerima keluhan warga.

“Kamtibmas tetap menjadi prioritas. Baru-baru ini kami menerima laporan keberadaan pengamen di Pasar Ramadan Petung yang dikeluhkan pengunjung. Laporan tersebut langsung kami tindak lanjuti,” ujar Ali, Jumat, (26/2/2026).

Advertisement

Menindaklanjuti aduan tersebut, tim Unit Reaksi Cepat langsung diterjunkan untuk melakukan patroli dan penyisiran. Khususnya pada sore hari saat aktivitas masyarakat meningkat.

Selain Pasar Ramadan Petung, pengawasan juga diperketat di kawasan Silkar, Pantai Nipah-Nipah, sejumlah titik yang disinyalir menjadi lokasi hiburan malam, hingga wilayah Kecamatan Sepaku.

“Setiap laporan, baik dari masyarakat maupun petugas lapangan, menjadi dasar tindakan kami. Kami berkomitmen menjaga wilayah PPU tetap kondusif,” tegasnya.

Advertisement

Dalam setiap operasi, satu regu beranggotakan 12 hingga 13 personel dikerahkan untuk menyisir wilayah Penajam. Sementara itu, pengamanan di kecamatan lain dilakukan dengan kekuatan personel yang disesuaikan di bawah komando masing-masing Komandan Regu (Danru).

Tak hanya pengamanan wilayah, penertiban juga menyasar badut jalanan dan pengamen yang dinilai mengganggu ketertiban. Ali memastikan pendekatan yang dilakukan tetap mengedepankan cara humanis melalui pendataan dan pembinaan.

“Mereka kami data, diberi pembinaan, bahkan ada yang kami antar pulang untuk diberikan edukasi kepada keluarganya. Meski masih ada yang mengulang, secara volume jumlahnya sudah jauh berkurang,” jelasnya.

Ia menegaskan akan tetap mengambil langkah tegas namun terukur terhadap pelanggaran yang terjadi berulang.

"Kita semua tentunya ingin menjaga kekhusyukan masyarakat selama menjalankan ibadah puasa Ramadan," imbuhnya. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Momen Haru Penutupan Pelatihan Bela Negara, Ratusan Peserta Bergantian Cium Bendera Merah Putih

Momen Haru Penutupan Pelatihan Bela Negara, Ratusan Peserta Bergantian Cium Bendera Merah Putih

Sebanyak 320 kader bela negara tuntaskan pelatihan di Balikpapan. Brigjen TNI Luhut Marpaung tekankan persatuan dan disiplin.

Rubadi Maju Jadi Calon Ketua PSSI Kaltim, Dorong Penguatan Kompetisi dan Pembinaan Pemain Muda

Rubadi Maju Jadi Calon Ketua PSSI Kaltim, Dorong Penguatan Kompetisi dan Pembinaan Pemain Muda

Rubadi siap maju sebagai calon Ketua PSSI Kaltim. Bos Balikpapan United ini ingin memperkuat kompetisi dan pembinaan pemain muda.

Tak Hanya Saat Bertugas, Polisi Dilarang Gunakan Vape Meski Berada di Luar Lingkungan Kerja

Tak Hanya Saat Bertugas, Polisi Dilarang Gunakan Vape Meski Berada di Luar Lingkungan Kerja

Polri larang personel menggunakan vape, termasuk di luar kantor. Polres Berau terapkan aturan bagi anggota, tamu, dan pengunjung.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer