Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Panen Padi PPU Mulai Ngebut usai Lebaran, Progres Harian Terus Naik

Ahmad Maki
Penulis: Ahmad Maki❯

Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Distan PPU, Gunawan, memberikan keterangan dalam sesi jumpa pers terkait progres panen padi pasca-Lebaran.
Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Distan PPU, Gunawan, memberikan keterangan dalam sesi jumpa pers terkait progres panen padi pasca-Lebaran.


Advertisement

KALTIMPOST.ID, PENAJAM – Progres panen padi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai menunjukkan tren positif usai Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah.

Dinas Pertanian (Distan) PPU mencatat, aktivitas panen telah berlangsung di sejumlah wilayah. Meski demikian, rekapitulasi total luasan panen masih dalam proses pengumpulan.

Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Distan PPU, Gunawan, mengatakan kegiatan panen saat ini berjalan bertahap setiap hari di lapangan.

Advertisement

“Panen sudah dimulai, setiap hari ada progres. Namun, kami memang belum menerima total laporan keseluruhan luas panennya,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).

Berdasarkan laporan harian luas tanam dan panen (LTT), pada 23 Maret 2026 tercatat luas tanam padi mencapai 1 hektare. Tambahan dari program optimalisasi lahan (oplah) sebesar 1,75 hektare.

Advertisement

Sementara itu, luas panen pada hari yang sama mencapai 5 hektare.

Aktivitas panen tersebar di beberapa desa. Di antaranya Desa Sesulu sekitar 4 hektare dan Desa Babulu Mulya sekitar 1 hektare.

Selain itu, Desa Bukit Raya juga mencatat panen seluas 1 hektare pada 23 Maret, yang kembali bertambah 1 hektare pada 24 Maret 2026.

Memasuki 24 Maret 2026, progres panen meningkat signifikan. Luas panen padi tercatat mencapai 13 hektare.

Meski demikian, luas tanam pada hari tersebut tercatat nol hektare untuk padi reguler dan hanya 1 hektare dari kegiatan oplah.

Gunawan menjelaskan, kondisi ini menunjukkan aktivitas pertanian tetap berjalan aktif, baik dari sisi tanam maupun panen, meskipun dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah.

“Artinya, pada 23 dan 24 Maret tetap ada progres tanam dan panen. Ini menunjukkan siklus pertanian masih terus berjalan di lapangan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya terus melakukan pemantauan dan pengumpulan data dari petugas lapangan guna memastikan capaian produksi padi terdata secara akurat.

Distan PPU pun optimistis, dengan progres panen yang terus berjalan pasca-Lebaran, produksi padi tahun ini tetap terjaga dan mampu mendukung kebutuhan pangan daerah. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bendung Alih Fungsi Sawah di Babulu, Distan PPU Terbitkan Imbauan hingga Usulkan Raperbup LP2B

Bendung Alih Fungsi Sawah di Babulu, Distan PPU Terbitkan Imbauan hingga Usulkan Raperbup LP2B

Sawah di Babulu dialihfungsikan, Distan PPU ajukan Raperbup LP2B dan tebar imbauan guna cegah alih fungsi lahan demi swasembada pangan.

Air Berubah Payau, Distan PPU dan BWS IV Samarinda Bantu Irigasi Lahan Semangka

Air Berubah Payau, Distan PPU dan BWS IV Samarinda Bantu Irigasi Lahan Semangka

Kekeringan mengancam lahan semangka di Babulu Darat. Bantuan air disalurkan untuk menjaga tanaman dan menekan potensi kerugian petani.

Carut-Marut Bantuan Tani dan Perizinan Perkebunan, Distan PPU Janji Penataan Total

Carut-Marut Bantuan Tani dan Perizinan Perkebunan, Distan PPU Janji Penataan Total

Distan PPU evaluasi kritis persoalan tani: penyelewengan alsintan, mafia BBM, hingga alih fungsi lahan. Bantuan bermasalah bakal ditarik!

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer