Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Polres PPU Sidak SPPG, Makanan Pelajar Penajam Dinyatakan Aman!

A
Penulis: Ari Arief❯
UJI MBG: Kasi Dokes Polres PPU Joshua Marpaung menguji makanan program MBG dan dinyatakan layak konsumsi, aman, tidak ditemukan kandungan berbahaya. (humas polres ppu/kp)
UJI MBG: Kasi Dokes Polres PPU Joshua Marpaung menguji makanan program MBG dan dinyatakan layak konsumsi, aman, tidak ditemukan kandungan berbahaya. (humas polres ppu/kp)

Advertisement

KALTIMPOST.ID, PENAJAM-Polres Penajam Paser Utara (PPU) melalui Seksi Profesi dan Pengamanan (Si Propam), Sidokkes, dan Siwas melaksanakan kegiatan pengecekan serta pengawasan pelayanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kemala Bhayangkari Polres PPU, Senin (11/5/2026).

Kegiatan di Gedung SPPG Polres PPU sejak pukul 08.00 Wita dipimpin Kanit Paminal Polres PPU, Iptu Jusman Kasmily.

Pengawasan dilakukan sebagai bentuk komitmen memastikan kualitas makanan bergizi yang disalurkan kepada para pelajar tetap aman, sehat, dan layak dikonsumsi.

Advertisement

Dalam kegiatan itu, tim melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap menu makanan yang akan dibagikan kepada siswa dari sejumlah sekolah di wilayah Penajam.

Pemeriksaan dilakukan menggunakan metode organoleptik dengan menilai rasa, aroma, warna, tekstur, hingga tampilan makanan.

Advertisement

Selain itu, tim juga melaksanakan uji keamanan pangan (food safety) terhadap sampel makanan menggunakan sejumlah alat pengujian khusus untuk mendeteksi kandungan berbahaya seperti formalin, boraks, nitrit, arsenik, dan sianida.

Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara melalui Kasi Dokkes Polres PPU, Aiptu Joshua Marpaung menyatakan bahwa hasil pengujian di lapangan menunjukkan makanan program MBG dinyatakan layak konsumsi. “Aman, dan tidak ditemukan kandungan berbahaya,” kata Joshua Marpaung.

Kegiatan pengawasan ini turut melibatkan personel dari Si Propam, Siwas, dan Sidokkes Polres PPU, di antaranya Aiptu Sumanto selaku Ps. Kasubsibin Siwas, Aiptu Joshua Marpaung selaku Kasi Dokkes, serta sejumlah personel kesehatan lainnya.

Kepala SPPG, Yoggi Adjie Nugroho bersama ahli gizi Sharfina Duroothul Hikmah juga memastikan proses penyediaan makanan dilakukan sesuai standar kesehatan dan gizi. Saat ini, SPPG didukung oleh 30 orang karyawan dan relawan.

Sebanyak 1.105 porsi makanan bergizi disiapkan untuk para pelajar yang terdiri dari anak-anak TK Kemala Bhayangkari sebanyak 39 porsi, murid SDN 038 Penajam sebanyak 310 porsi, pelajar SMP 21 Penajam sebanyak 446 porsi, dan siswa SMAN 8 Penajam sebanyak 310 porsi.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Polres PPU Tegaskan Larangan Vape, Disiplin Personel Jadi Fondasi Utama

Polres PPU Tegaskan Larangan Vape, Disiplin Personel Jadi Fondasi Utama

Polres PPU tegas terapkan larangan penggunaan vape bagi personel merujuk SE Kapolri. Wujudkan lingkungan kerja sehat, tertib, profesional.

Kapolres Jadi Inspektur Upacara di SMKN 2 PPU, Tekankan Pelajar Jauhi Tawuran dan Perkuat Karakter

Kapolres Jadi Inspektur Upacara di SMKN 2 PPU, Tekankan Pelajar Jauhi Tawuran dan Perkuat Karakter

Kapolres PPU Andreas Alek Danantara jadi pembina upacara di SMKN 2 PPU lewat program Polisi Peduli Pendidikan, ingatkan siswa jauhi tawuran.

Satresnarkoba Polres PPU Ringkus Wanita Paruh Baya Terkait Peredaran Sabu

Satresnarkoba Polres PPU Ringkus Wanita Paruh Baya Terkait Peredaran Sabu

Satresnarkoba Polres PPU meringkus seorang wanita berinisial M (48) karena menyimpan 17 paket sabu seberat 5,23 gram di Desa Api-api.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer