Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

RSUD RAPB PPU Siapkan Cathlab dan Operasi Katarak

Ahmad Maki
Penulis: Ahmad Maki❯
Direktur RSUD RAPB PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro, (AHMAD MAKI/KALTIM POST)
Direktur RSUD RAPB PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro, (AHMAD MAKI/KALTIM POST)

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID, PENAJAM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung (RAPB) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus melengkapi layanan kesehatan dengan fasilitas medis modern. Langkah tersebut diharapkan dapat menekan jumlah pasien yang harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah.

Setelah meresmikan layanan CT Scan pada akhir Agustus lalu, RSUD RAPB PPU kini mematangkan persiapan pengoperasian alat kateterisasi jantung atau catheterization laboratory (cathlab).

Advertisement

Direktur RSUD RAPB PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro, mengatakan peralatan utama catlab telah mendapat dukungan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan. Sementara itu, sejumlah perangkat penunjang berukuran kecil akan dipenuhi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Yang perintilan-perintilan kecilnya, misalnya defibrilator dan lain sebagainya, alat-alat penunjang yang terkait untuk operasionalnya catlab nanti. Insyaallah di APBD perubahan ini sama Bupati PPU sudah disetujui,” kata Lukasiwan, yang akrab disapa dr Lukas, Sabtu (19/9/2026).

Advertisement

Selain catlab, RSUD RAPB PPU juga bersiap membuka layanan operasi katarak secara mandiri. Saat ini, pihak rumah sakit masih menunggu terbitnya izin lanjutan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Menurut Lukasiwan, jika izin tersebut telah diterbitkan, pasien katarak di PPU dapat menjalani operasi di RSUD RAPB tanpa harus dirujuk ke luar daerah.

“Insyaallah kalau izinnya nanti sudah keluar dari BPJS, kita sudah bisa melakukan operasi katarak sendiri, sehingga untuk pasien-pasien katarak itu bisa kita lakukan di tempat kita,” ujarnya.

Untuk mengenalkan berbagai layanan baru tersebut kepada masyarakat, manajemen RSUD RAPB PPU juga tengah menyiapkan strategi sosialisasi secara masif. Informasi layanan akan disebarluaskan melalui berbagai media, mulai dari flyer hingga platform digital seperti status WhatsApp.

Sosialisasi tersebut mencakup layanan CT Scan, catlab, hingga operasi katarak. Lukasiwan memastikan layanan unggulan baru itu nantinya masuk dalam skema penjaminan kesehatan nasional yang ditanggung BPJS.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dugaan Bakar Diri Warga Buluminung PPU Berujung Laporan Polisi, Keluarga Cium Kejanggalan

Dugaan Bakar Diri Warga Buluminung PPU Berujung Laporan Polisi, Keluarga Cium Kejanggalan

Keluarga almarhum Hasbullah ungkap kejanggalan dugaan bakar diri di PPU. Ada dugaan intimidasi tuduhan curi sawit sebelum tewas.

RSUD RAPB PPU Gelar Apel Pagi dan Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu

RSUD RAPB PPU Gelar Apel Pagi dan Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu

Manajemen RSUD RAPB tegaskan pentingnya kelengkapan dokumen medis demi perlindungan hukum, dirangkai penyerahan SK PPPK Paruh Waktu.

Sinergi RSUD RAPB, Dinas Sosial, dan Polisi Bantu Korban Kecelakaan Bertemu Keluarga

Sinergi RSUD RAPB, Dinas Sosial, dan Polisi Bantu Korban Kecelakaan Bertemu Keluarga

RSUD RAPB PPU, Dinas Sosial, dan Polisi bersinergi bantu korban kecelakaan tanpa kesadaran hingga berhasil hubungi keluarganya di Kotabaru.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer