Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Krisis Guru Mulok, Disdikpora PPU Revisi Kurikulum Bahasa

Ahmad Maki
Penulis: Ahmad Maki❯
Sekretaris Disdikpora PPU, Durajat. (AHMAD MAKI/KALTIM POST)
Sekretaris Disdikpora PPU, Durajat. (AHMAD MAKI/KALTIM POST)

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID, PENAJAM - Buku paket muatan lokal Bahasa Paser di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menuai kendala di ruang kelas. Pasalnya, bahan ajar jenjang SD dan SMP yang beredar saat ini sepenuhnya menggunakan Bahasa Paser tanpa disertai terjemahan Bahasa Indonesia.

Kondisi tersebut menyulitkan proses belajar-mengajar lantaran mayoritas siswa bukan penutur asli suku Paser. Menyikapi persoalan ini, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) PPU mengusulkan perombakan isi buku paket menjadi format bilingual atau dwibahasa.

Advertisement

Sekretaris Disdikpora PPU, Durajat, menilai teks berbahasa Indonesia sangat krusial sebagai jembatan pemahaman. Konsep dwibahasa dinilai tepat menjaga esensi materi ajar Bahasa Paser sekaligus memudahkan guru menyampaikan pelajaran.

"Buku muatan lokal Bahasa Paser itu hanya dalam satu bahasa, yakni Bahasa Paser. Harusnya bilingual, jadi yang mengajar ngerti, jadi satu bahasa Indonesia satu bahasa Paser," kata Durajat.

Advertisement

Tantangan kurikulum daerah ini kian pelik akibat minimnya tenaga pengajar khusus Bahasa Paser. Pembelajaran selama ini terpaksa ditopang oleh guru kelas maupun guru mata pelajaran umum yang belum menguasai bahasa daerah tersebut.

Menurut Durajat, kebutuhan guru muatan lokal bisa menembus ratusan orang agar rasio di seluruh SD dan SMP terpenuhi secara ideal. Persoalan makin mendesak mengingat sebagian pengajar yang ada kini mulai memasuki masa pensiun.

"Kita memang kekurangan guru-guru muatan lokal Bahasa Paser. Idealnya, walaupun bukan penduduk Paser, yang mengajar bisa memahami bahasa daerah," ujar Durajat.

Guna mengatasi kekosongan formasi, Disdikpora PPU telah berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) serta Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) PPU. Rencana revisi buku ajar juga telah dibahas bersama DPRD PPU dan Lembaga Adat Paser (LAP).

Sebagai langkah darurat, Disdikpora PPU menggencarkan penguatan kapasitas bagi para pendidik yang ada melalui pendampingan berkala.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kunci Penting Kelulusan Beasiswa Kaltim Nusantara, Target Penyaluran Pekan Ini

Kunci Penting Kelulusan Beasiswa Kaltim Nusantara, Target Penyaluran Pekan Ini

Penyaluran Beasiswa Kaltim Nusantara di PPU ditargetkan cair pekan ini. Bagian Kesra tegaskan tahapan monev lapangan jadi penentu kelulusan.

Kartu Penajam Cerdas Tetap Berlanjut, Pemkab PPU Matangkan Skema Penyaluran Agar Tepat Sasaran

Kartu Penajam Cerdas Tetap Berlanjut, Pemkab PPU Matangkan Skema Penyaluran Agar Tepat Sasaran

Pemkab PPU memastikan Kartu Penajam Cerdas tetap berjalan, meski penyaluran bantuan masih terkendala pendataan siswa.

SMA Kolese Xaverius Hadir di PPU, Siapkan SDM Unggul Menyambut Era IKN

SMA Kolese Xaverius Hadir di PPU, Siapkan SDM Unggul Menyambut Era IKN

Sekolah baru di PPU ini fokus pada pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kompetensi generasi muda masa depan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer