
KALTIMPOST.ID,PENAJAM–Memperingati Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2026, Kapolres Penajam Paser Utara (PPU), AKBP Andreas Alek Danantara hadir langsung di tengah warga Kelurahan Kayu Api, Kecamatan Penajam, Rabu (28/10). Kehadiran jajaran kepolisian ini dikemas dalam kegiatan Kumpul Bersama Masyarakat yang turut dimeriahkan dengan lomba keminting.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Quick Wins Polisi Bersama Masyarakat sekaligus mendukung program prioritas 100 hari Kapolri. Agenda tersebut dirancang untuk mempererat hubungan Polri dan warga secara lebih dekat serta humanis.
Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara menyampaikan bahwa kehadiran kepolisian di lapangan bukan sebatas menghadiri seremonial atau menyaksikan perlombaan, melainkan untuk menyerap aspirasi dan mendengarkan kendala yang dihadapi masyarakat secara langsung.
"Kehadiran kami bukan sekadar melihat jalannya perlombaan atau menyapa peserta. Lebih dari itu, kami ingin membangun komunikasi, mempererat hubungan, serta mendengarkan aspirasi dan permasalahan masyarakat," ujar Andreas.
Ia menegaskan, Polri berkomitmen memberikan pelayanan tanpa membedakan asal daerah. Pihaknya terbuka untuk membantu penanganan isu hukum, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), hingga persoalan sosial dan kesehatan sesuai dengan kewenangan yang berlaku.
"Polri hadir bukan hanya ketika masyarakat menghadapi persoalan hukum atau membuat laporan di kantor polisi, tetapi juga untuk mendengarkan, mendampingi, dan membantu," tegasnya.
Di samping ruang dialog, kegiatan tersebut diramaikan dengan kompetisi lomba keminting yang diikuti sekitar 70 peserta dan warga dari pelbagai daerah. Kapolres turut mengingatkan para peserta untuk tetap menjunjung tinggi sportivitas dan mengutamakan keselamatan selama bertanding.
SANG JUARA KEMINTING
Berdasarkan hasil akhir lomba, Ozil dari Penajam berhasil keluar sebagai juara pertama dan berhak atas hadiah uang tunai Rp4 juta beserta trofi. Juara kedua diraih Oey-Oey (Penajam) dengan hadiah Rp2 juta dan trofi, disusul Salim (Samarinda) di posisi ketiga dengan hadiah Rp1 juta dan trofi.
Sementara itu, posisi juara keempat diduduki Winardi dari Penajam dengan hadiah Rp500 ribu. Adapun kategori juara harapan diraih oleh Slamet, Icun, Anca, dan Ozil yang seluruhnya berasal dari Penajam, masing-masing menerima hadiah Rp250 ribu. Penyerahan hadiah dilakukan oleh Kanit Gakkum Satpolairud Polres PPU, Ipda Suharyoso mewakili Kasat Polairud Polres PPU, AKP Abiyantoro.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




