Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mudyat Noor Tekankan Pendidikan Karakter dan Pencegahan Bullying di PPU

Ahmad Maki
Penulis: Ahmad Maki❯
TURUN LANGSUNG: Bupati PPU Mudyat Noor turun langsung menyalurkan program Kartu Penajam Cerdas di SMP Negeri 5 PPU, Jumat (6/11).
TURUN LANGSUNG: Bupati PPU Mudyat Noor turun langsung menyalurkan program Kartu Penajam Cerdas di SMP Negeri 5 PPU, Jumat (6/11).

Advertisement

PENAJAM – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor mengingatkan pentingnya pendidikan karakter dalam membentuk kepribadian generasi muda. Menurut dia, pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus membangun kedisiplinan, mental, dan akhlak anak sejak dini.

Pesan tersebut disampaikan Mudyat saat menghadiri penyaluran program Kartu Penajam Cerdas (KPC) di SMP Negeri 5 PPU, Jumat (6/11).

Dia mengatakan, pembentukan karakter perlu dimulai sejak jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD), taman kanak-kanak (TK), hingga sekolah dasar. Fondasi tersebut diharapkan menjadi bekal bagi anak ketika memasuki masa remaja dan menghadapi berbagai pengaruh lingkungan.

Advertisement

“Pendidikan karakter harus ditanamkan sejak jenjang pendidikan dasar, mulai dari PAUD, TK hingga sekolah dasar. Fondasi pendidikan yang kuat akan menjadi bekal bagi anak ketika memasuki masa remaja dan menghadapi berbagai pengaruh lingkungan,” ujar Mudyat.

Menurut dia, masa pubertas merupakan fase ketika rasa ingin tahu anak berkembang. Karena itu, pendampingan orang tua dan penguatan karakter diperlukan agar anak memiliki pegangan dalam menentukan sikap serta menghadapi pengaruh pergaulan.

Advertisement

“Kalau fondasi pendidikan karakternya sudah baik sejak awal, anak akan memiliki pegangan ketika menghadapi berbagai pengaruh dalam pergaulan,” katanya.

Mudyat juga meminta pihak sekolah menciptakan lingkungan belajar yang mendukung kebiasaan positif. Dia secara khusus mengingatkan siswa agar menghindari perundungan atau bullying serta membangun sikap saling membantu dan bekerja sama.

Selain menyoroti pendidikan karakter, Mudyat menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus menyempurnakan program KPC. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah anak.

Pemkab PPU juga menargetkan peningkatan kemampuan anggaran agar manfaat program KPC dapat menjangkau lebih banyak penerima pada masa mendatang.

Mudyat menegaskan, pendidikan merupakan kebutuhan dasar sekaligus investasi bagi masa depan daerah. Karena itu, pengembangan kemampuan akademik perlu berjalan beriringan dengan pembentukan karakter agar generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang berkualitas dan berakhlak baik.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

202 Wali Murid SMPN 5 PPU Terima Bantuan Kartu Penajam Cerdas

202 Wali Murid SMPN 5 PPU Terima Bantuan Kartu Penajam Cerdas

Sebanyak 202 wali murid SMPN 5 PPU menerima bantuan Kartu Penajam Cerdas untuk membantu memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah.

Pemkab PPU Alokasikan Rp 4,3 Miliar untuk Program Kartu Penajam Cerdas 2026

Pemkab PPU Alokasikan Rp 4,3 Miliar untuk Program Kartu Penajam Cerdas 2026

Program KPC PPU 2026 menargetkan hingga 5.885 siswa dengan bantuan Rp600 ribu per siswa dan anggaran APBD Rp 4,3 miliar.

Visi Misi Bupati PPU, Program Kartu Penajam Cerdas Terus Bergulir

Visi Misi Bupati PPU, Program Kartu Penajam Cerdas Terus Bergulir

Pemkab PPU menyalurkan bantuan Kartu Penajam Cerdas Rp600 ribu bagi siswa baru di Waru untuk membantu kebutuhan sekolah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer